Wamen ESDM Resmikan Pengaliran Gas Perdana Cisem 2 di Batang
- 18 Mar 2026 17:44 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang – Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, meresmikan pengaliran gas perdana ruas Cirebon–Semarang (Cisem) 2 di Kabupaten Batang. Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pasokan energi untuk sektor industri.
Peresmian dilakukan di KEK Industropolis Batang, Rabu, 18 Maret 2026. Kegiatan ini turut dihadiri Ditjen Migas, Laode Sulaeman; Bupati Batang, M Faiz Kurniawan; Direktur Utama PGN, Arief Kurnia Risdianto; serta Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta.
Ruas pipa Cisem 2 memiliki panjang sekitar 242 kilometer. Infrastruktur ini diharapkan mampu memperluas akses gas bagi industri, khususnya di wilayah Jawa Barat.
Yuliot Tanjung menjelaskan, gas yang dialirkan berasal dari sumur di Jawa Timur dan akan terintegrasi hingga Banten, serta dengan pasokan dari Natuna. "Pastinya akan meningkatkan daya saing di Kawasan Ekonomi Khusus Batang yang dapat membantu memastikan ketersediaan gas maupun energi baru terbarukan," ungkapnya.
Ia menambahkan, pemerintah juga mendorong pengembangan ekosistem energi baru terbarukan. Salah satunya melalui investasi solar panel oleh PT SEG Solar Manufacturing Indonesia.
Selain itu, pengembangan inovasi baterai storage juga tengah dijajaki. Pemerintah terus menarik investor untuk mendukung pengembangan energi masa depan.
Dari sisi pembiayaan, pemerintah mengupayakan efisiensi agar lebih efektif, salah satu langkahnya adalah menjaga tarif toll fee tetap kompetitif. "Untuk toll fee, diupayakan 0,4 dolar AS per MMBRU," terangnya.
Sejumlah perusahaan telah memanfaatkan ketersediaan gas di KEK Industropolis Batang. Di antaranya KCC Glass, Rumah Keramik, dan Wavin.
Sementara itu, Ditjen Migas, Laode Sulaeman menyebut pembangunan proyek ini berlangsung cepat. Pengerjaan dilakukan secara paralel untuk mempercepat penyelesaian.
Cisem 1 sepanjang 60 kilometer selesai dalam 17 bulan. Sementara, Cisem 2 sepanjang 245 kilometer rampung dalam waktu 19 bulan.
Sebelum pengoperasian, dilakukan uji coba untuk memastikan keamanan pipa. Hasilnya menunjukkan tidak ada kebocoran pada jaringan gas tersebut.
"Alhamdulillah dari hasil uji tidak ditemukan kebocoran gas, semuanya berfungsi dengan baik. Sesegera mungkin gas akan kami alirkan kepada konsumen di wilayah Jawa Bagian Barat," ujarnya.
Pemerintah berharap pengoperasian Cisem 2 dapat mendukung pertumbuhan industri. Selain itu, juga memperkuat ketahanan energi nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....