Menjelang Lebaran, Perajin Parsel di Kota Magelang Kebanjiran Pesanan
- 10 Mar 2026 17:32 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kota Magelang- Menjelang Lebaran 2026, bisnis parsel untuk kebutuhan Lebaran 1477 Hijriah / 2026 di Kota Magelang mulai kebanjiran pesanan. Bahkan, pesanan parsel tersebut datang sebelum bulan puasa tiba, dan tahun ini jumlah pesanan parsel meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Pemilik Agnes Souvenir, Agnes Chandra Buana mengatakan, pesanan parsel Lebaran tahun ini mulai masuk lebih awal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Hingga pertengahan Ramadan, jumlah pesanan yang diterima telah mencapai sekitar 1.500 paket parsel dan diperkirakan masih akan bertambah hingga mendekati Lebaran,” katanya, Selasa, 10 Maret 2026.
Agnes mengatakan, pada pertengahan bulan puasa ini, para pemesan parsel masih banyak yang berdatangan ke tokonya yang berada di Ruko Daha Royal Park di Jalan Daha, Kelurahan Kemirirejo, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang. Pesanan parsel tersebut diperkirakan masih berdatangan hingga H-2 Lebaran mendatang.
Pada Lebaran tahun ini, dirinya menjual parsel dengan harga yang cukup bervariasi, mulai dari paket ekonomis hingga paket premium. Parsel buatannya dijual seharga Rp 120 ribu hingga Rp1,5 juta per paketnya.
Harga tersebut tergantung dari isi parsel yang dibuatnya. Mulai dari makanan ringan hingga peralatan makan dan minum yang terbuat dari keramik.
Ia mengaku, parsel dengan harga menengah masih menjadi favorit pembeli. Harganya berkisar antara Rp200 ribu sampai Rp 500 ribu.
Agnes menambahkan, pada Lebaran tahun ini dirinya mengeluarkan variasi parsel yang baru, berupa parsel yang dikemas menggunakan container box atau kotak plastik transparan. Penggunaan kotak pengemas parsel tersebut, mempunyai tantangan tersendiri, yakni saat mengemas dan menyesuaikan dengan harga pesanannya.
“Meskipun ada tantangan tersendiri dalam mengemasnya, tetapi penggunaan kotak container ini banyak peminatnya. Hingga saat ini sekitar 250 parsel dalam kemasan kontainer sudah terjual, harganya berkisar antara Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu per paket,” ujarnya.
Menurutnya, mayoritas pelanggan datang dari berbagai wilayah di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Jogkakarta. Bahkan, ada yang berasal dari Surabaya, Semarang, Papua, Kalimantan, hingga New York.
“Pesanan yang datang dari Papua, Kalimantan dan New York tersebut untuk dikirim ke kerabatnya yang ada di Magelang. Yang dari New York tersebut setiap tahun langganan dikirim ke Magelang,” katanya.
Selain pembeli perorangan, pesanan dalam jumlah besar juga datang dari instansi maupun perusahaan. Tidak jarang satu pesanan mencapai puluhan hingga ratusan paket. (wied)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....