CEO INDODAX Masuk 40 Under 40 Fortune Indonesia.

  • 15 Feb 2026 22:18 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Fortune Indonesia merilis daftar 40 tokoh paling berpengaruh di bawah 40 tahun edisi 2026 yang menampilkan deretan figur berpengaruh dari berbagai sektor industri. Pada tahun ini, CEO INDODAX, William Sutanto terpilih atas kontribusinya dalam mendorong perkembangan industri aset digital dan kripto di Indonesia.

Melalui proses kurasi ketat sejak penerbitan pertama pada tahun 2022, menampilkan tokoh-tokoh dari beragam latar belakang, mulai dari bisnis, olahraga, hiburan, sosial, hingga pemerintahan. Kehadiran William dalam daftar tersebut mencerminkan semakin kuatnya peran industri kripto dalam ekosistem ekonomi digital.

Di bawah kepemimpinannya, INDODAX terus memperkuat posisi sebagai market leader industri kripto Indonesia. Di tengah dinamika pasar, William dinilai mampu menjaga pertumbuhan perusahaan secara konsisten di samping memperkuat ekosistem yang mengedepankan keamanan, kepatuhan regulasi, dan edukasi publik.

“Di industri aset digital, trust adalah fondasi utama, tanpa kepercayaan, konsumen bisa pergi hanya dalam hitungan menit. Karena itu, setiap tantangan harus dijawab dengan tanggung jawab dan transparansi penuh, “ ujar CEO INDODAX, William Sutanto melalui Press Releasenya, Minggu, 15 Februari 2026.

William menjelaskan, peran INDODAX bukan sekadar tempat titip aset dan transaksi, tetapi menjadi mitra dalam pertumbuhan aset para konsumen. Ketika nasabah merasa aman dan lancar, keberlanjutan bisnis tercipta.

Pencapaiannya menjadi salah satu pembuka jalan bagi INDODAX di tahun 2026. Sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam membangun industri aset digital yang terpercaya dan memperkuat kredibilitas perusahaan di mata media, investor, regulator, dan pengguna.

“Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa industri kripto dibangun di atas kepercayaan. Di INDODAX, kami percaya bahwa inovasi harus berjalan seiring dengan transparansi, kepatuhan, dan perlindungan terhadap member, “tambah William.

William menambahkan, kepercayaan publik merupakan aset terbesar dalam ekosistem aset digital, dan akan terus dikuatkan. Utamanya melalui penguatan sistem keamanan, tata kelola yang baik, serta edukasi berkelanjutan. (Rel/Dars).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....