Sriboga Festival Catat Rekor Santap 2.727 Mangkuk Mi Ayam

  • 01 Feb 2026 06:30 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Ribuan orang memadati Jalan Menteri Supeno, area Taman Indonesia Kaya, Kota Semarang untuk memeriahkan Sroboga Festival, Sabtu 31 Januari 2026. Mereka juga antre untuk menyantap sebanyak 2.727 mangkuk mi ayam yang tercatat dalam rekor Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid). 

Presiden Direktur PT Sriboga Flour Mill, Naufal Arifin mengatakan, mi ayam salah satu makanan semua masyarakat. Makan mi ayam bersama yang diselenggarakan ini juga untuk mendukung pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mitra binaan Sriboga. 

Menurut dia, catatan rekor Leprid sebanyak 2.727 mangkuk mi ayam ini menyambut rangkaian kegiatan dalam rangka HUT ke-27 Sriboga. "Jadi kenapa jumlah mangkuk yang disediakan untuk masyarakat ada 2.727, ini merepresentasikan ulang tahun Sriboga ke-27," jelas Naufal. 

Guna mendukung rekor tersebut, pihaknya mengatakan, total tepung mi yang dibutuhkan sebanyak 250 kilogram. Tepung terigu merupakan produk terbesar dari pasar mi di Indonesia.

Dalam penghargaan tersebut, Leprid yang diwakili Fitri Ari Susanti menyerahkan piagam penghargaan kepada Naufal Arifin dan General Manager Commercial PT Sriboga, Rike Sundari. Masyarakat tampak tertib masuk area makan mi secara antre, mereka antusias manyantap mi ayam yang disajikan gratis buat masyarakat umum.  

Sementara itu, Rike Sundari mengatakan, pencapaian rekor ini melibatkan paguyuban pedagang mie mitra binaan perusahaan, bernama Pakomies. Kegiatan lain festival Sriboga ini ada demo masak setiap jamnya, lomba anak-anak dan ibu-ibu yang ditutup hiburan musik. 

"Hari Minggu, 1 Februari 2026 nantinya ada Sriboga Run dan final lomba masak ibu-ibu PKK," ungkapnya. Dalam makan mi bersama tersebut, pantia juga menyediakan undian doorprize dengan hadiah menarik.  

Comersial Direktor PT Sriboga, Fadjar Sofyar menuturkan, perusahaan juga menyediakan beasiswa kuliah S1 untuk anak-anak perajin mi. Bahkan, sudah ada 125 mahasiswa penerima beasiswa yang sudah lulus kuliah. 

"Di antara mereka (mahasiswa penerima beasiswa-red) ada yang jualan di sini. Kami ingin banyak tumbuh wirausaha baru, mahasiswa setelah lulus bisa berwirausaha sendiri," katanya. 

Sementara itu, Manajer Marketing PT Sriboga, Maria Wuri mengemukakan, total pelaku UMKM binaan perusahaan ada sekitar 3.000 orang. Mereka bukan hanya perajin mi, tapi ada juga roti, bakpia, lunpia dan makanan olahan lain berbasis tepung. (Ryc)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....