Pajak Kripto Rp719,61 Miliar, Indodax Sumbang 50 Persen Lebih

  • 26 Jan 2026 17:40 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Perusahaan Indodax mencatat total setoran pajak dari transaksi aset kripto sebesar Rp376,12 miliar hingga November 2025. Angka ini menunjukkan, Indodax berkontribusi lebih dari 50% terhadap total penerimaan pajak kripto nasional dalam periode yang sama.

CEO Indodax, William Sutanto menyampaikan, capaian tersebut mencerminkan komitmen Indodax sebagai market leader. Utamanya, dalam memenuhi kewajiban perpajakan serta menjalankan aktivitas usaha sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kontribusi pajak yang dibayarkan Indodax hingga November 2025 mencerminkan komitmen kami dalam menjalankan kewajiban sebagai pelaku industri aset kripto yang patuh terhadap regulasi. “ Kami melihat kepatuhan sebagai bagian penting dari keberlanjutan ekosistem aset kripto di Indonesia,” ujar William melalui siaran pers, Senin, 26 Januari 2026.

Selain itu, ia menyebut, dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, OJK memaparkan bahwa nilai transaksi aset kripto sepanjang 2025 tercatat sebesar Rp482,23 triliun. Lebih rendah dibandingkan capaian tahun 2024 yang mencapai lebih dari Rp650 triliun.

Meski demikian, jumlah konsumen aset kripto justru terus meningkat dan hingga akhir Desember 2025. Tercatat mencapai 20,19 juta konsumen, dengan mayoritas berasal dari kelompok usia muda.

Menanggapi tren tersebut, William menilai peningkatan jumlah konsumen di tengah penurunan nilai transaksi mencerminkan fase pendewasaan industri aset kripto. “Kami melihat pertumbuhan jumlah konsumen sebagai sinyal bahwa pemahaman masyarakat terhadap aset kripto semakin matang,” tuturnya.

William berharap, aktivitas tidak lagi semata didorong oleh volume transaksi, tetapi juga dari kesadaran terhadap risiko, kepatuhan, dan penggunaan yang lebih terukur. Indodax akan terus mendukung upaya regulator dalam membangun ekosistem aset kripto di Indonesia yang tertib, transparan, dan selaras dengan kerangka peraturan yang berlaku.(Rel/Dars)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....