Real Estate Indonesia Jateng Prediksi Harga Rumah 2026

  • 15 Nov 2025 13:07 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang : Kendati belum ada kebijakan resmi dari pemerintah, namun Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah memprediksi harga rumah subsidi idealnya naik pada 2026. REI menilai penyesuaian ini diperlukan untuk menjaga kualitas konstruksi, karena harga saat ini dinilai belum menutup kenaikan material dan biaya lahan.

Ketua DPD REI Jateng, Harmawan Mardianto, menyebut harga Rp175 juta dinilai paling realistis untuk kondisi Jawa Tengah. Keterbatasan lahan murah juga jadi faktor pendorong kenaikan.

"Tadi tahun ini harganya Rp166 juta, ya paling enggak, tahun depan harganya Rp175 juta. Jadi kita lebih lebih enaklah untuk memperbaiki kualitas-kualitasnya," ujarnya, Sabtu (15/11/2025).

Kota Semarang misalnya, dinilai makin minim lahan dengan harga terjangkau. Akibatnya, daerah penyangga seperti Demak, Kendal, dan Kabupaten Semarang terus berkembang.

Banyak proyek baru bergeser ke wilayah tersebut karena harga tanah lebih rendah. Adapun, harga material bangunan juga ikut naik akibat gangguan pasokan.

Kondisi ini mendorong pengembang mencari wilayah alternatif yang lebih terjangkau."(Pemekaran) Solo Raya, Purwokerto, Tegal, dan Brebes tanahnya masih bagus di sana," ujarnya.

Adapun, tren harga rumah komersial kini masih stabil pada kisaran Rp200–500 juta. Segmen ini terus bergerak mengikuti permintaan pasar.

"Segmen rumah di atas Rp2 miliar bahkan menunjukkan pola anomali. Banyak pembeli justru membayar cash untuk disewa sewakan lagi, artinya apa dunia properti masih baik untuk investasi," ujarnya.

REI menyebut kebutuhan rumah subsidi masih tinggi pada 2026. Target pembangunan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) diperkirakan tetap berada di kisaran 350 ribu unit nasional.

Ia optimis penyerapan rumah subsidi akan membaik di tahun depan. Ia pun berkomitmen untuk meningkatan jumlah penjualan diikuti peningkatan kualitas dan keterhunian rumah sesuai pesan Pemerintah.

"Karena memang ada indikasi di beberapa daerah lain. Bukan Jawa Tengah ya, pangsa pasar rumah subsidi yang memang harusnya orang untuk orang-orang yang berpenghasilan rendah single itu 8,5 juta itu ternyata banyak banyak dimanfaatkan orang-orang di atas itu," ujarnya.

Oleh karenanya, ia menilai akhir tahum ini menjadi waktu terbaik untuk membeli rumah. Selain harganya masih rendah, pemerintah memberikan 8 kemudahan.

Masyarakat yang ingin mendapatkan harga spesial dapat mengunjungi REI Expo ke-4 di Mall Ciputra Semarang pada 12–24 November 2025. "Kami saat ini di-support oleh Bank BTN dan juga Bank Mandiri,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....