Rahwana, Buah dari Skandal Nafsu antara Guru dan Murid

  • 03 Okt 2026 23:51 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Dalam cerita wayang Ramayana, salah satu tokoh antagonis yang paling terkenal adalah Rahwana atau Dasamuka. Prabu Dasamuka adalah raja Kerajaan Alengka, putera sulung Begawan Wisrawa dengan Dewi Sukesi.

Dasamuka naik takhta menggantikan kakeknya, Prabu Sumali. Ia memiliki sifat yang dianggap sebagai lambang angkara murka, serakah dan tamak.

Kisah lahirnyapun sudah membawa ceritera yang cukup menggegerkan. Diawali ketika Dewi Sukesi sudah menginjak dewasa, atas izin ayahnya, mengadakan sayembara untuk mendapatkan calon suami.

Sebagai syarat sayembara itu, siapa dapat menerangkan intisari ilmu Sastrajendra Hayuningrat Pangruwating Diyu, dialah yang berhak untuk menjadi suaminya. Begawan Wisrawa, seorang pertapa sakti, mengikuti sayembara dengan maksud meminang Dewi Sukesi untuk putranya, Prabu Wisrawana raja negeri Lokapala.

Namun saat Begawan Wisrawa mengajarkan ilmu itu, Batara Guru dan Dewi Uma turun ke bumi untuk mencegahnya. Bagi para dewa, penyebaran ilmu Sastrajendra Hayuningrat Pangruwating Diyu di kalangan manusia memang merupakan larangan.

Untuk menggagalkan pengajaran ilmu itu, Batara Guru lalu menysup ke raga Begawan Wisrawa, sedangkan Dewi Uma merasuk ke tubuh Dewi Sukesi. Dalam kondisi tersusupi Batara Guru, Begawan Wisrawa pun tergoda oleh kecantikan Dewi Sukesi sehingga ia lupa akan tugas pokoknya.

Terjadilah hubungan yang tidak diharapkan antara guru dan murid itu, akhirnya Prabu Sumali terpaksa menikahkan keduanya untuk menutup rasa malu. Namun niat Prabu Sumali itu ditentang oleh Jambumangli, paman sang puteri yang ternyata diam-diam mencintai Dewi Sukesi.

Pada waktunya, Jambumangli mati terbunuh dalam perkelahian dengan Begawan Wisrawa. Anak pertama yang lahir dari hubungan terlarang itu adalah Rahwana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....