Tari Kreasi Semarangan Buktikan Budaya Lokal Bisa Jadi Karya yang Kompetitif
- 21 Agt 2026 07:34 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Tari kreasi Semarangan menjadi salah satu cara mengenalkan budaya lokal kepada generasi muda melalui karya seni. Guru Seni Budaya SMP Negeri 12 Semarang, Mira Fauziyah, mengatakan budaya lokal dapat dikembangkan melalui kreativitas generasi muda.
Menurut Mira, Semarang memiliki beragam tari kreasi yang terinspirasi karakter dan kehidupan masyarakat kota. Tari tersebut tidak hanya mempertahankan unsur tradisi, tetapi juga menghadirkan cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Salah satu contohnya ditampilkan siswa SMP Negeri 12 Semarang melalui tari kreasi bertema Pasar Semawis. Karya tersebut mengangkat kehidupan Pasar Semawis sebagai bagian dari identitas dan budaya masyarakat Semarang.
Mira mengatakan karya tersebut berhasil meraih juara pertama lomba tari kreasi tingkat Kota Semarang. “Di SMP 12, kami mengangkat budaya Semarangan tentang Pasar Semawis dan berhasil mendapatkan juara satu,” kata Mira, Kamis 20 Agustus 2026.
Prestasi tersebut membawa siswa SMP Negeri 12 Semarang melanjutkan kompetisi hingga tingkat Provinsi Jawa Tengah. Menurut Mira, capaian tersebut menunjukkan budaya lokal dapat menjadi sumber inspirasi karya seni yang menarik.
Ia menilai generasi muda tidak harus meninggalkan budaya populer untuk bisa mencintai budaya daerah. Justru, budaya populer dapat menjadi jembatan untuk memperkenalkan seni tradisional kepada anak-anak.
Mira menyebut teknologi dan media sosial juga dapat dimanfaatkan untuk mendokumentasikan serta mempromosikan seni tradisional. Dengan pendekatan tersebut, seni tradisional dapat hadir dalam bentuk yang lebih relevan bagi kehidupan generasi muda.
Mira berharap anak muda Semarang berani menciptakan karya baru dengan tetap membawa identitas budaya daerah. Karena itu, tari kreasi Semarangan diharapkan terus berkembang melalui kreativitas dan keterlibatan generasi muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....