Mahasiswa UMK Kenalkan Fesyen Multifungsi Bernuansa Batik Pesisir Muria

  • 23 Jul 2026 15:56 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kudus – Mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) menghadirkan inovasi fesyen multifungsi yang memadukan denim dengan Batik Pesisir Muria melalui brand Wiguna. Produk karya Tim Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) UMK itu mendapat sambutan positif saat diperkenalkan kepada masyarakat pada kegiatan Car Free Day (CFD) Kudus.

Sejak pagi, stan Wiguna dipadati pengunjung yang ingin melihat secara langsung berbagai produk fesyen inovatif hasil karya mahasiswa. Sejumlah pengunjung juga mencoba demonstrasi penggunaan produk yang dapat difungsikan dalam lebih dari satu bentuk.

Antusiasme masyarakat tersebut berujung pada delapan transaksi pre-order selama kegiatan berlangsung. Capaian itu menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap produk fesyen yang menggabungkan fungsi, estetika, dan kearifan lokal.

Ketua Tim Wiguna, Nurul Dian Safitri, mengatakan keikutsertaan dalam CFD menjadi momentum penting untuk memperkenalkan produk sekaligus memperoleh masukan dari masyarakat. Menurutnya, interaksi langsung dengan calon konsumen menjadi bekal berharga untuk menyempurnakan pengembangan produk.

"Selain memperkenalkan keunikan produk Wiguna, kami juga memperoleh berbagai masukan yang sangat bermanfaat untuk pengembangan produk ke depan. Alhamdulillah, delapan pengunjung langsung melakukan pre-order setelah mencoba produk kami. Hal ini menjadi motivasi bagi tim untuk terus berinovasi," ujarnya, Kamis, 23 Juli 2026.

Wiguna merupakan usaha mahasiswa binaan P2MW UMK yang mengembangkan produk fesyen berbahan denim dan Batik Pesisir Muria. Produk yang dihasilkan mengusung konsep multifungsi, di antaranya Totevest 2 in 1 yang dapat diubah dari tote bag menjadi rompi, Topi 3 in 1 yang dapat digunakan sebagai topi, sling bag, maupun obi belt, serta bag charm yang dibuat dari sisa material produksi.

Menurut Dian, setiap produk dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan fesyen yang praktis tanpa meninggalkan nilai estetika dan identitas budaya daerah. Perpaduan denim dengan Batik Pesisir Muria menjadi ciri khas Wiguna sekaligus menjadi upaya memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

Selain menghadirkan produk yang inovatif, tim Wiguna juga menerapkan konsep keberlanjutan melalui pemanfaatan limbah produksi menjadi aksesori bernilai ekonomis. Langkah tersebut menjadi bagian dari implementasi konsep zero waste yang diusung dalam proses produksinya.

“Kegiatan promosi di CFD merupakan bagian dari strategi pengembangan usaha yang didukung Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW). Ke depan, Tim Wiguna akan terus memperluas jangkauan pemasaran melalui pameran, bazar, media digital, hingga kolaborasi dengan berbagai mitra,” ucapnya. (RK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....