Mengenal Resi Suwandagni, Ayah Sumantri dan Sukasrana
- 14 Jun 2026 19:45 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Resi Suwandagni adalah brahmana di pertapaan Argasekar atau Jatisrana. Ia putra kedua dari Resi Wisanggeni yang dalam Serat Ramayana dikenal dengan nama Ricika.
Resi Wisanggeni merupakan putra bungsu dari dua bersaudara putra Bagawan Dewatama, yang berarti cucu Bathara Dewanggana, turun ke-3 dari Bathara Surya.
Kakak kandung Resi Wisanggeni bernama Jamadagni. Sebelum Jamadagni menjadi brahmana di pertapaan Dewasana, ia lebih dulu menjadi raja negara Kanyakawaya menggantikan Raja Gadi, kakeknya.
Resi Suwandagni menikah dengan Dewi Darini, seorang hapsari/bidadari keturunan bathara Sambujana, putra Sang Hyang Sambo. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra masing-masing bernama; Bambang Sumantri yang berparas tampan, dan Bambang Sukasarana/Sukasrana, berwujud raksasa kerdil/bajang.
Resi Suwandagni sangat sayang kepada putra-putranya. Pendidikannya diarahkan kepada hal-hal yang bersifat kasantikan, kesaktian dan menanamkan rasa kebaktian kepada umat.
Olah keprajuritan sangat diutamakan, sehingga kedua putranya sangat mendalami jiwa keprajuritan dan kepahlawanan.
Setelah dewasa, Bambang Sumantri mengabdi pada Prabu Arjunasasra / Arjunawijaya dan menjadi patih di negara Maespati. Sedangkan Sukasrana mengabdi pada Bathara Wisnu dan ditugaskan menjadi juru Taman Sriwedari di Kahyangan Untarasegara.
Resi Suwandagni moksa setelah mendengar bahwa kedua anaknya gugur membela kebenaran dan negara. Bambang Sumantri/Patih Suwanda gugur dalam pertempuran melawan Prabu Dasamuka, raja negara Alengka, dan Sukasrana mati oleh tangan kakaknya sendiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....