Dewabrata, Lelaki yang Rela Mengorbankan Kepentingan Pribadi untuk Tidak Menikah
- 14 Jun 2026 20:35 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Dewabrata adalah nama masa muda dari Bisma, salah satu tokoh utama dan kakek agung dalam wiracarita Mahabharata. Ia adalah putra dari Raja Santanu dari Hastinapura dan Dewi Gangga.Nama Dewabrata memiliki arti "disukai para dewa". Ia dikenal sangat sakti dan bijaksana.
Namanya kemudian diubah menjadi Bisma setelah ia mengucapkan sumpah suci untuk hidup membujang seumur hidup dan tidak akan menuntut takhta Hastinapura. Sumpah ini dilakukan demi membahagiakan ayahnya agar bisa menikahi Dewi Durgandini atau Setyawati.
Diceritakan Dewabrata bersumpah tidak akan menikah seumur hidup. Pula tidak akan meneruskan tahta keturunan Raja Kuru (Astina) agar kelak tidak terjadi perebutan kekuasan antara keturunannya dengan keturunan Durgandini.
Sumpahnya disaksikan oleh para Dewa dan semenjak saat itu, namanya berubah menjadi Bisma. Akhirnya ayahnya, Prabu Santanu dan Dewi Durgandini menikah lalu memiliki dua orang putra bernama Citrānggada dan Wicitrawirya.
Melalui kisah Dewabrata dan Prabu Sentanu, mengajarkan beberapa pelajaran penting yang dapat kita terapkan dalan kehidupan:
Pengorbanan: Prabu Sentanu rela menerima syarat berat dari Dewi Gangga demi cintanya. Menunjukkan bahwa cinta dan pengorbanan sering kali berjalan beriringan.
Kepemimpinan yang Bijaksana: Sebagai raja, Sentanu dikenal sebagai pemimpin yang bijaksana dan adil, yang menjadi teladan bagi pemimpin masa depan.
Kehormatan dan Tanggung Jawab: Ketika menyadari bahwa tindakan Dewi Gangga mengancam keselamatan anaknya, ia tidak ragu untuk bertindak meski harus kehilangan istrinya. Ini menunjukkan pentingnya tanggung jawab seorang pemimpin dan seorang ayah.
Takdir dan Ketabahan: Kisah Prabu Sentanu juga menunjukkan bagaimana ia menerima takdir dengan tabah, termasuk ketika harus kehilangan orang yang dicintai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....