Beralih dari FOMO ke JOMO, Menemukan Kebahagiaan dengan Cara Sendiri

  • 06 Jun 2026 22:53 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang- Fear of Missing Out(FOMO) atau rasa takut ketinggalan sering membuat kita gelisah melihat kesenangan orang lain di media sosial. Kita merasa tertinggal dan kurang beruntung, padahal setiap orang punya jalannya masing-masing.

Pikiran untuk selalu ikut tren atau kegiatan seru sering kali membebani pikiran dan menguras tenaga. Hidup jadi terasa terburu-buru karena kita sibuk mengikuti standar yang dibuat orang lain.

Sebaliknya, Joy of Missing Out(JOMO) adalah kebahagiaan menikmati momen sendiri tanpa rasa cemas berlebihan. Kita merasa damai dan puas dengan apa yang ada di depan mata serta apa yang sedang kita jalani.

Membandingkan hidup sendiri dengan kisah indah yang tampak di layar hanya akan menimbulkan rasa tidak cukup. Kita sering lupa bahwa apa yang dibagikan orang lain hanyalah sebagian kecil dari kenyataan hidup mereka.

Belajar beralih dari FOMO ke JOMO berarti mulai menghargai waktu dan ruang pribadi kita sendiri. Kita berhenti mengejar validasi luar dan mulai mencari ketenangan dari dalam hati.

Ketenangan muncul saat kita sadar bahwa kebahagiaan tidak harus sama dengan apa yang dirasakan orang lain. Menikmati hal sederhana justru memberi makna hidup yang jauh lebih dalam dan tulus.

Pada akhirnya, hidup yang bahagia adalah saat kita nyaman menjadi diri sendiri tanpa rasa ingin menyamai pencapaian siapa pun. Fokus pada jalan sendiri membuat setiap langkah terasa lebih ringan dan penuh makna indah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....