Wali Kota Semarang Jajaki Kolaborasi Seni dan Budaya dengan Spanyol
- 20 Mei 2026 19:39 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng membuka peluang kerja sama budaya dan pariwisata dengan Pemerintah Spanyol sebagai langkah memperkuat jejaring internasional Kota Semarang. Salah satu agenda yang mulai dijajaki yakni penyelenggaraan event budaya kolaboratif bersama Kedutaan Besar Spanyol pada semester pertama tahun 2027.
Rencana tersebut dibahas dalam kunjungan kehormatan Duta Besar Spanyol untuk Indonesia, H.E. Mr. Bernardo de Sicart Escoda. Kunjungan tersebut diterima langsung Wali Kota Semarang di Kantor Wali Kota Semarang, Selasa, 19 Mei 2026.
Duta Besar Spanyol menyampaikan ketertarikannya menghadirkan kegiatan budaya bersama di Kota Semarang sebagai bagian dari penguatan hubungan Indonesia dan Spanyol. Kedutaan Besar Spanyol juga membuka ruang bagi Pemerintah Kota Semarang untuk mengembangkan berbagai ide kolaboratif.
“Kami berharap tahun depan dapat menyelenggarakan acara budaya bersama di Kota Semarang. Kami sangat terbuka menerima ide dan gagasan dari Pemerintah Kota Semarang untuk dipersiapkan bersama,” ujar Bernardo.
Selain event budaya, Kedutaan Besar Spanyol turut menawarkan kemungkinan menghadirkan pameran budaya bertema warisan Muslim di Spanyol, termasuk pameran tentang Alhambra yang sebelumnya pernah digelar di Kota Tua Jakarta. Bernardo juga memperkenalkan Camino de Santiago, jalur ziarah berusia lebih dari 1.200 tahun yang menjadi simbol persatuan budaya di Eropa.
Agustina menyambut positif tawaran tersebut. Menurutnya, kerja sama budaya internasional dapat menjadi peluang besar memperkuat posisi Kota Semarang sebagai kota kreatif sekaligus kota bersejarah yang terbuka terhadap kolaborasi global.
“Kota Semarang memiliki karakter yang sangat dekat dengan kota-kota bersejarah di Spanyol. Kami sama-sama kota pesisir yang hidup dari perjumpaan budaya, perdagangan, dan sejarah panjang,” kata Agustina.
Selain sektor budaya, pertemuan itu juga membahas peluang kerja sama di bidang pariwisata, pengembangan kota bersejarah, teknologi lingkungan, hingga smart city. Pemerintah Kota Semarang tertarik mempelajari pengelolaan kota dan teknologi lingkungan dari sejumlah kota di Spanyol seperti Barcelona dan Valencia.
Agustina juga membuka peluang pengembangan wisata kapal pesiar internasional melalui Pelabuhan Tanjung Emas agar wisatawan mancanegara, termasuk dari Spanyol, dapat menikmati destinasi sejarah dan budaya di Kota Semarang. “Kami terbuka terhadap peluang investasi dan transfer teknologi, terutama terkait pengelolaan lingkungan dan ketahanan air bersih di wilayah pesisir,” ucapnya.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal penguatan hubungan Kota Semarang dengan Spanyol. Hal ini sekaligus membuka peluang hadirnya event budaya internasional yang diharapkan mampu mendorong sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan diplomasi budaya Kota Semarang ke depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....