Samuel Wattimena Kagumi Semarang Night Carnival 2026, Dorong Galeri Daur Ulang
- 29 Apr 2026 16:14 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Anggota Komisi VII DPR RI Samuel JD Wattimena mengaku kagum terhadap konsep Semarang Night Carnival 2026 yang mengangkat tema Miracle of Recycle. Ia menilai karya kostum berbahan daur ulang yang ditampilkan peserta sangat inspiratif.
Samuel yang juga ditunjuk sebagai juri kehormatan dalam ajang tersebut mengapresiasi upaya Pemerintah Kota Semarang dalam mengatasi persoalan sampah melalui pendekatan kreatif. Menurutnya, limbah yang diolah menjadi karya seni memiliki nilai tambah sekaligus pesan lingkungan.
“Saya mengusulkan kepada ibu Walikota, agar ruang yang “Idle” (menganggur/tidak aktif) dijadikan semacam galeri dari karya-karya Semarang Night Carnival. Sekarang ulang tahun kota Semarang yang ke-479, ini merupakan langkah yang baik,” kata Samuel saat ditemui di Taman Budaya Raden Saleh, Rabu, 29 April 2026.
Ia juga mendorong agar kostum-kostum karnaval tersebut tidak kembali menjadi sampah setelah acara selesai. Menurutnya, karya tersebut bisa dimanfaatkan sebagai objek wisata perkotaan atau urban tourism yang belum banyak dikembangkan di kota lain.
Samuel menilai Semarang memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai kota wisata berbasis budaya. Keberagaman etnis seperti Arab, Tionghoa, dan lainnya menjadi kekuatan yang dapat dikemas sebagai daya tarik pariwisata.
“Kenyataannya kebudayaan di Semarang ini berkembang dan multi etnik ini makin menonjol. Ya Arab, yang Cina dan lain-lain. Ini harus diklaim dan dikonsepkan, agar Semarang tidak hanya dikenal sebagai kota dagang,” jelasnya.
Ia menambahkan, konsep kota dagang juga dapat diarahkan ke sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM. Dengan demikian, Semarang dapat memiliki identitas baru yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Indriyasari mengatakan SNC 2026 menjadi semakin istimewa karena masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara. Ajang ini akan diikuti 115 peserta dari berbagai daerah dan 28 negara.
Ia menjelaskan, peserta internasional akan menampilkan kostum khas negaranya masing-masing. Tema Miracle of Recycle juga sejalan dengan misi Kota Semarang dalam mewujudkan lingkungan yang bersih.
“(Kostum) ini semuanya menggunakan bahan daur ulang. Harapannya ini menjadi cantik dan juga estetikanya ada,” ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....