Makna Aksara Jawa dalam Kelestarian Hidup
- 28 Mar 2026 14:21 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID - Semarang - Aksara Jawa terdiri atas 20 aksara antara lain HA, NA, CA, RA, KA, DA, TA, SA, WA, LA, PA, DHA, JA, YA, NYA, MA, GA, BA, THA, NGA. Masing masing aksara Jawa memiliki makna gambaran atau hakikat hidup manusia di dunia.
Berikut refleksi hakikat manusia berdasarkan aksara Jawa menurut budayawan, Drs. Suprapto saat hadir sebagai narasumber Bowo Raos.
Ha Na Ca Ra Ka memiliki arti “Ana utusaning pangeran (adanya utusan Tuhan). Manusia diciptakan Tuhan sebagai bukti adanya kebesaran Tuhan dan manusia memiliki fungsi untuk menjaga kelestarian hidup (Hamemayu Hayuning Bawana).
Pelestarian hidup terdiri atas dua bentuk yaitu kelestarian hidup manusia sendiri (Hamemayu Hayuning Jagad manungsa) dan kelestarian alam (Hamemayu Hayuning Jagad Raya). Di dunia ini hanya Tuhan yang memiliki kebesaran abadi.
Manusia tidak boleh sombong dengan segala kelebihan yang dimiliki. Kelebihan yang dimiliki manusia seharusnya menjadi sesuatu yang patut disyukuri dan dapat dimanfaatkan untuk kebaikan diri sendiri dan orang lain.
Kelebihan yang dimiliki harus dapat digunakan sebagai bentuk makarya yaitu karya atau usaha yang dilakukan dengan tujuan mulia bagi diri sendiri ataupun orang lain tanpa adanya pamrih. Kelebihan yang dimiliki harus disyukuri sebagai bentuk pengakuan adanya kebesaran Tuhan Yang Maha Esa dalam bentuk relasi vertikal.
Relasi dengan sesama manusia yang baik dapat menjaga kelestarian hidup manusia sebagai bentuk relasi horizontal. Kelestarian hidup manusia juga dapat dijaga dengan menghindari perusakan alam sehingga berbagai bentuk bencara alam dapat dicegah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....