Basukarno, Bayi Ajaib yang Dibuang

  • 27 Mar 2026 14:28 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID - Semarang - Demi menjaga martabat ibunya, ia dibuang ke dalam sungai. Setelah berhari hari terapung dalam aliran air sungai, kemudian ditemukan oleh seorang kusir kerajaan Astina.

Ialah Karna, Anak malang yang kemudian Menjadi Pejabat Negara.

Adipati Karna, meskipun hidup dan dalam asuhan keluarga kusir kereta, ia tetap memiliki jiwa seorang Ksatria. Karena jiwa Ksatria inilah akhirnya dia diikutkan ke perguruan Drona yang saat itu sedang mengajarkan para Pandawa dan Kurawa.

Kendati begitu, ditolak oleh Drona karena ia hanya mau mengajarkan ilmunya hanya kepada para Ksatria. Akhirnya ia menyamar menjadi seorang Brahmana Muda agar mendapatkan guru selain Drona.

Akhirnya Karna diterima sebagai murid oleh Guru dari Drona yang berarti lebih hebat dari Drona. Karna di dalam hidupnya memiliki berbagai sumpah seperti bersumpah untuk hidup menjadi seorang Dermawan dan mengabdikan diri kepada Duryodana.

Masa mudanya ia pernah menculik calon Istri dari Duryodana yang bernama Surtikanti putri Salya. Dimana mereka sebenarnya sudah terlibat hubungan Asmara sebelumnya.

Karna kemudian ditangkap oleh Arjuna yang kemudian dilerai oleh Narada dengan menceritakan kisah pembuangan Karna. Mereka berdua kemudian berkerjasama dalam menumpas pemberontakan Kalakarna Raja Awangga dan merupakan seorang bawahan dari Duryodana.

Karena jasanya tersebut ia kemudian mendapatkan Surtikanti sebagai istrinya. Setelah menikah ia mendapatkan dua putra yaitu Warsasena dan Warsakusuma.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....