Tradisi Salam Tempel saat Idul Fitri dan Maknanya
- 18 Mar 2026 07:00 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Tradisi salam tempel menjadi salah satu kebiasaan yang identik dengan perayaan Idul Fitri di Indonesia. Praktik ini dilakukan dengan memberikan uang kepada anak-anak atau kerabat sebagai bentuk berbagi kebahagiaan.
Istilah salam tempel merujuk pada pemberian uang secara langsung saat bersalaman dalam momen Lebaran. Tradisi ini berkembang seiring budaya silaturahmi yang kuat dalam kehidupan masyarakat Indonesia.
Secara historis, praktik pemberian uang saat hari raya telah dikenal sejak abad ke-10 pada masa Dinasti Fatimiyah di Afrika Utara. Tradisi tersebut menjadi simbol kasih sayang dan bentuk perhatian kepada masyarakat, khususnya anak-anak.
Di Indonesia, salam tempel mulai dikenal luas sekitar tahun 1950-an. Perkembangannya dipengaruhi oleh perpaduan budaya lokal dan nilai berbagi dalam perayaan Idulfitri.
Pada dasarnya, salam tempel bukan bagian dari ajaran wajib dalam Islam. Namun, tradisi ini tumbuh sebagai bentuk ekspresi sosial dalam berbagi rezeki setelah menjalani ibadah puasa.
Menurut laman Kementerian Agama Republik Indonesia, Idul Fitri merupakan momentum mempererat silaturahmi dan saling berbagi kebaikan. Tradisi salam tempel menjadi salah satu bentuk budaya yang mencerminkan nilai kebersamaan dan kasih sayang.
Salam tempel umumnya diberikan oleh orang yang lebih tua kepada yang lebih muda. Nilai yang diberikan tidak memiliki aturan khusus dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....