Ikapesta Wedding Expo Dibuka, Tersedia Hadiah Motor Fazzio

  • 24 Jan 2026 12:27 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Ikatan Pengusaha Jasa dan Pesta (Ikapesta) Expo yang menghadirkan vendor acara pernikahan terbaik di Kota Semarang pada Jumat malam, 23 Januari 2026 resmi dibuka. Event yang dibuka dengan hiburan musik serta peragaan busana pengantin di Marina Convention Center (MCC), juga menghadirkan hadiah Grandprize dua unit motor Fazzio.

Pembukaan expo yang dipadati pengunjung juga dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Indriyasari. Penyelenggara Ikapesta Expo mengajak masyarakat Kota Semarang untuk menyaksikan pameran pernikahan yang juga menyediakan doorprize berupa voucher belanja sebesar Rp5 juta.

Ketua Ikapesta, Denny Adhi Chandra mengapresiasi ekspo pernikahan yang dihelatnya masuk kalender event Kota Semarang. "Bisa dilihat meski saat pembukaan hujan turun, tapi animo pengunjung bagus sekali dan harapannya bisa terus meningkat selama pameran," katanya usai pembukaan ekspo pernikahan.

Ekspo Ikapesta ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu (23-25/1/2026). Saat hari Sabtu dan Minggu, pameran ini akan dibuka mulai pukul 9.00-22.00 WIB.

"Tema ekspo ini Bloom Beyond The Light, sekaligus merangkai tiga momentum Natal, Imlek dan Valentine. Warna pink, merah, dan coklat menjadi tren warna pernikahan," ujarnya.

Pihaknya menegaskan, vendor terbaik dihadirkan dalam pameran, seperti halnya dekorasi, jas, gaun, venue, video, katering, hingga penyelenggara pesta pernikahan. Pada hari kedua atau Sabtu, 24 Januari 2026 ini juga akan diselenggarakan peragaan busana yang bisa disaksikan pengunjung.

"Kami menargetkan kehadiran pengunjung totalnya 5.000 orang. Harapannya, transaksinya juga bisa bagus melebihi tahun-tahun sebelumnya," ungkapnya.

Penasihat Ikapesta, Indra mengatakan, setiap ekspo selalu diminati pengunjung yang akan merencanakan pesta perkawinan. "Setiap orang itu butuh pernikahan, walau pun ekonominya menurun, tapi tetap ada pernikahan," ungkapnya.

Pihaknya mengingatkan kepada masyarakat yang hendak menggelar pesta pernikahan supaya berhati-hati dan selalu kros cek. Ini penting supaya tidak ada lagi kasus penipuan penyelenggara pesta pernikahan yang jadi sorotan baru-baru ini.

"Saran saya jangan dipasrahkan acara pernikahan 100 persen kepada satu vendor. Komunikasi langsung vendor yang dipilih, dan tetap harus kros cek supaya kejadian seperti kemarin itu seharusnya tidak terjadi lagi," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Disbudpar Kota Semarang Indriyasari mengatakan, daerahnya memiliki ekosistem event yang hidup, berlangsung secara profesional dan kompetitif. "Kota Semarang siap dan matang menjadi kota pariwisata yang memperhatikan konsep MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions-red)," jelasnya.

Hal itu diyakini bakal membawa efek positif, mulai transportasi, kuliner, dan UMKM. Selain itu tenaga kerja juga terserap dengan baik. (Ryc)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....