Mal 23 Semarang Hadirkan Atrium Menyerupai Hutan Tropis

  • 20 Agt 2025 18:57 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: PT Indonesian Paradise Property Tbk (Paradise Indonesia) dan Bina Nusantara (Binus) Group akan segera membuka Mal 23 Semarang Shopping Center. Mal di Kawasan Pearl Of Java (POJ) ini menghadirkan taman terbuka di tengah-tengah mal atau atrium yang menyerupai hutan tropis

Presiden Direktur & CEO Paradise Indonesia, Anthony P Susilo mengatakan, pusat perbelanjaan ini ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan 2026. Mal ini bukan sekadar sebagai ruang ritel, melainkan ikon gaya hidup baru yang menghadirkan perpaduan antara arsitektur kontemporer dengan sentuhan tropis-vernakular khas Indonesia.

“Kami optimis 23 Semarang Shopping Center akan menjadi pusat gravitasi baru bagi masyarakat Semarang dan sekitarnya. Proyek ini sekaligus memperkuat rekam jejak kami dalam menghadirkan destinasi ikonik yang berkelanjutan,” katanya usai acara “The Project Preview of 23 Semarang Shopping Center”, Rabu (20/8/2025).

Nantinya, atrium dilengkapi dengan elemen air dan lanskap hijau yang menghadirkan pengalaman berbelanja sekaligus aktivitas sosial yang unik bagi pengunjung. Dengan model bisnis joint venture akan mengoptimalkan keunggulan kedua institusi untuk menghadirkan konsep, fasilitas, dan lokasi yang memberikan manfaat sosial serta mendukung pariwisata.

“The Project Preview hari ini adalah milestone penting untuk membawa 23 Semarang Shopping Center menjadi pusat gaya hidup baru. Tidak hanya menghadirkan berbagai brand ternama, tetapi juga ruang komunitas bagi pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan kota Semarang,” ucapnya.

Paradise Indonesia merupakan pengembang yang dikenal dengan portofolio “iconic lifestyle destination properties” di berbagai kota besar Indonesia. Sementara, BINUS Group dikenal sebagai institusi dengan reputasi kuat di bidang pendidikan.

“Proyek ini sekaligus memperkuat rekam jejak dalam menghadirkan destinasi ikonik yang berkelanjutan. Selain itu, juga memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....