Hari Keempat Pencarian, Nelayan Hilang di Perairan Pati Belum Ditemukan

  • 19 Sep 2026 13:36 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Kecelakaan Laut Nelayan Pati Hilang 4 Hari
Video

RRI.CO.ID, Pati - Tim SAR gabungan memasuki hari keempat pencarian nelayan hilang di perairan Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Sabtu, 19 September 2026. Korban bernama Haryanto, 46 tahun, warga Desa Sambiroto, Kecamatan Tayu, hingga kini masih juga belum berhasil ditemukan.

Pencarian melibatkan Satpolairud Polresta Pati, Basarnas Rembang, dan masyarakat nelayan setempat sejak kecelakaan terjadi pada Rabu, 16 September 2026 lalu. Tim menyisir muara Sungai Juwana hingga perairan Juwana-Kertomulyo, Kecamatan Trangkil, dan Desa Margotuwu, Kecamatan Tayu, secara menyeluruh.

"Pencarian terhadap korban masih terus kami lakukan bersama Basarnas Rembang dan masyarakat nelayan yang ada di sekitar. Penyisiran kami perluas berdasarkan analisis arah arus dan kondisi perairan setempat guna mempercepat proses evakuasi korban tenggelam," kata Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan.

Kecelakaan laut terjadi Rabu pagi sekitar pukul enam ketika dua nelayan melaut menuju perairan Pecangaan mencari ikan. Kaki Moin, 60 tahun, tersangkut jaring hingga terjatuh ke laut saat menebar jaring mencari ikan jenis dero.

Haryanto berusaha menolong Moin, namun keduanya justru terbawa arus deras dan tenggelam bersama ke dasar laut dalam. Moin ditemukan dan dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia pada hari kejadian, sedangkan Haryanto hingga kini belum ditemukan.

"Apabila kondisi cuaca dan gelombang membahayakan, pencarian harus dihentikan sementara demi keselamatan seluruh personel tim SAR gabungan. Kami mengimbau para nelayan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum memutuskan melaut dan mengutamakan keselamatan setiap saat," ujar Kompol Hendrik Irawan.

Pencarian dilanjutkan Sabtu, 19 September 2026 pagi dengan menyisir wilayah perairan yang diperkirakan menjadi jalur arus terbawanya korban tenggelam.(agp)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....