Selama Libur Sekolah, Bazar Buku Internasional Big Bad Wolf Diserbu Pengunjung

  • 13 Jul 2026 12:17 WIB
  •  Semarang
Video

RRI.CO.ID, Semarang - Libur sekolah dimanfaatkan banyak keluarga di Semarang untuk berburu buku di Bazar Buku Internasional Big Bad Wolf (BBW) 2026. Sejak hari pertama pembukaan di Queen City Mall hingga Minggu, 12 Juli 2026, ribuan pengunjung memadati lokasi dan menjadikan kegiatan membaca sebagai pilihan wisata yang diminati.

Antusiasme masyarakat terlihat dari antrean panjang yang sudah mengular sebelum pintu acara dibuka. Sejumlah pengunjung bahkan datang sejak pagi untuk mendapatkan koleksi buku incaran dengan harga terjangkau

Pantauan RRI menunjukkan banyak pengunjung membawa troli berisi puluhan buku dari berbagai kategori. Suasana yang ramai membuat pembukaan BBW di Semarang terasa layaknya sebuah acara hiburan berskala besar.

Country Director Big Bad Wolf Indonesia, Marthius Wandi Budianto mengaku terkejut dengan tingginya minat masyarakat. Menurutnya, antrean yang sudah terbentuk sejak pukul 08.00 WIB menyerupai antrean pengunjung konser musik.

Ia menilai tingginya kunjungan tidak lepas dari kerinduan warga terhadap kehadiran BBW yang terakhir digelar di Semarang pada 2023. Momentum libur sekolah juga membuat banyak keluarga memilih bazar buku sebagai destinasi wisata edukatif bersama anak-anak.

Marthius mengatakan BBW tidak hanya menawarkan buku dengan harga menarik, tetapi juga menghadirkan pengalaman wisata literasi yang bermanfaat. Melalui jutaan koleksi yang tersedia, pengunjung diajak menemukan bacaan yang mampu menginspirasi dan memperluas wawasan.

Sebanyak 60 hingga 70 persen koleksi yang dibawa tahun ini merupakan buku anak-anak. Pilihan tersebut sengaja diperbanyak untuk membantu meningkatkan minat baca sekaligus menghadirkan alternatif aktivitas yang lebih edukatif dibandingkan penggunaan gawai.

Menurutnya, perkembangan buku anak di berbagai negara telah melahirkan banyak metode belajar yang menyenangkan. Beragam pilihan seperti sound book, activity book, hingga pop-up book diharapkan dapat mendorong anak lebih dekat dengan dunia literasi sejak usia dini.

Selain buku anak, pengunjung dapat menemukan beragam buku fiksi, nonfiksi, bisnis, pengembangan diri, hingga buku pelajaran sekolah. Koleksi tersebut berasal dari penerbit internasional dan lebih dari 20 penerbit lokal yang bekerja sama dalam penyelenggaraan BBW tahun ini.

Untuk memenuhi kebutuhan pengunjung, penyelenggara membawa lebih dari satu juta buku ke Semarang. Stok yang habis akan terus diisi ulang sehingga pengunjung tetap memiliki banyak pilihan selama pameran berlangsung hingga 19 Juli mendatang.

Marthius berharap semakin banyak warga Semarang memanfaatkan kesempatan ini untuk menikmati wisata literasi selama masa liburan. Ia bahkan menargetkan sebanyak mungkin masyarakat datang dan merasakan pengalaman berburu buku yang berbeda dari aktivitas rekreasi pada umumnya.

Sementara itu, GM Mall & Property Queen City Mall, Tri Budi Suharyono mengatakan pihaknya menyiapkan lokasi yang lebih nyaman dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya pada 2023. Area pameran dipilih untuk memberikan keleluasaan bagi pengunjung saat menjelajahi jutaan koleksi buku yang tersedia.

Ia juga mengakui jumlah pengunjung pada hari pertama lebih tinggi dibandingkan perkiraannya. Menurutnya, kombinasi libur sekolah dan daya tarik BBW menjadi faktor yang mendorong tingginya kunjungan masyarakat.

Selain menjadi magnet wisata literasi, kehadiran BBW diharapkan turut meningkatkan kunjungan ke berbagai tenant di Queen City Mall. Pengunjung yang datang berburu buku berpotensi melanjutkan aktivitas berbelanja dan menikmati fasilitas lain yang tersedia di pusat perbelanjaan tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....