Naiknya Harga Gabah Hadirkan Optimisme bagi Regenerasi Petani di Pati

  • 30 Jun 2026 21:09 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Petani Milenial Bangkit
Video

RRI.co.id, Pati- Kenaikan harga gabah yang mendekati Rp8.000 per kilogram mendorong meningkatnya minat generasi muda untuk kembali menekuni sektor pertanian di Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati. Kondisi ini menghadirkan optimisme baru terhadap regenerasi petani sekaligus mendukung upaya penguatan ketahanan pangan nasional.

Salah satu petani milenial, Angry Asgar dari Desa Kuryokalangan, mengelola lahan pertanian seluas 1,2 hektare secara mandiri. Ia menerapkan pola tanam produktif dengan dua kali musim tanam padi dan satu kali musim tanam palawija setiap tahun guna memaksimalkan hasil usaha tani.

Menurut Angry Asgar, tingginya harga gabah membuat sektor pertanian semakin menguntungkan bagi generasi muda. Ia juga berharap pemerintah terus memprioritaskan hasil produksi petani lokal agar kesejahteraan petani meningkat dan ketergantungan terhadap impor beras dapat dikurangi.

Koordinator Penyuluh BPP Gabus, Eny Prasetyowati, menilai kenaikan harga gabah menjadi momentum penting untuk mendorong regenerasi petani. Berdasarkan perhitungan penyuluh, lahan seluas 1,2 hektare berpotensi menghasilkan pendapatan sekitar Rp17 juta per bulan pada kondisi optimal, sehingga pertanian dinilai layak menjadi profesi masa depan yang menjanjikan sekaligus memperkuat kemandirian pangan nasional.(agp)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....