Lomba Bertutur SD/MI di Pati Asah Literasi dan Kepercayaan Diri Anak

  • 18 Jun 2026 18:36 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Ajak Anak Berliterasi dengan Lomba Bertutur
Video

RRI.CO.ID, Pati - Lomba Bertutur tingkat SD/MI Kabupaten Pati menjadi sarana penguatan literasi sekaligus pengembangan kemampuan komunikasi anak sejak usia dini. Kegiatan yang merupakan hasil kolaborasi antara Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dan Pemerintah Kabupaten Pati ini berhasil menjaring peserta berbakat dari berbagai Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah di wilayah Kabupaten Pati.

Melalui lomba ini, peserta didorong untuk lebih aktif membaca, memahami, dan menyampaikan kembali informasi yang diperoleh dari berbagai sumber literasi. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pati, Sukardi, menyampaikan, lomba bertutur memiliki manfaat besar dalam mengembangkan kemampuan berpikir anak secara menyeluruh.

Menurutnya, peserta tidak hanya dituntut untuk membaca, tetapi juga memahami, menghayati, dan mengomunikasikan kembali isi bacaan melalui penampilan yang menarik. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan budaya literasi yang kuat di kalangan pelajar sejak dini.

Dalam pelaksanaannya, para peserta membawakan berbagai cerita yang bersumber dari literatur perpustakaan, seperti kisah sejarah, kepahlawanan, hingga pengetahuan lokal daerah. Salah satu peserta yang berhasil melaju ke babak final berasal dari MI Tarbiyatul Islamiyah Winong, yakni Karmila Ramadhani.

Bersama guru pembimbingnya, Ayu dan Sholihati, Karmila menjalani persiapan intensif selama hampir satu bulan dengan meningkatkan frekuensi latihan setelah dinyatakan lolos seleksi menuju final. Sebagai materi bertutur, Karmila memilih kisah masa lampau Kadipaten Parang Garuda yang memiliki nilai sejarah dan edukasi.

Lomba bertutur ini tidak hanya mendorong anak-anak untuk mencintai budaya membaca, tetapi juga melatih kepercayaan diri mereka saat berbicara di depan umum. Melalui pendekatan kreatif berbasis cerita daerah, kegiatan ini menjadi upaya efektif dalam memperkuat literasi sekaligus menanamkan nilai-nilai budaya dan sejarah kepada generasi muda.(APB)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....