SPPG di Rembang Mulai Gunakan Compressed Natural Gas, Lebih Hemat dari LPG

  • 02 Jun 2026 14:26 WIB
  •  Semarang
Video

RRI.CO.ID, Rembang- Upaya mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Rembang terus dilakukan. Salah satunya melalui pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) atau gas alam terkompresi sebagai bahan bakar operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Dorokandang, Kecamatan Lasem.

Penggunaan CNG tersebut ditandai dengan kegiatan Nyala Perdana CNG yang digelar di SPPG Dorokandang, Senin, 1 Juni 2026. Kegiatan itu dihadiri Wakil Bupati Rembang, M. Hanies Cholil Barro', bersama jajaran PT Rembang Migas Energi (RME), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Rembang.

Hanies menyampaikan, kebutuhan bahan bakar untuk mendukung operasional dapur MBG akan terus meningkat seiring bertambahnya jumlah SPPG di Kabupaten Rembang. Saat ini, terdapat sekitar 72 SPPG yang telah beroperasi untuk melayani program nasional tersebut.

Menurutnya, kerja sama antara pengelola SPPG dengan PT RME menjadi langkah strategis untuk membangun ekosistem ekonomi daerah yang saling menguntungkan. Selain mendukung kelancaran program MBG, kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu memperkuat peran BUMD dalam mengembangkan usaha yang produktif.

"Masih banyak SPPG yang berpotensi menjalin kerja sama. Pemerintah daerah siap membantu memfasilitasi komunikasi agar kolaborasi ini dapat terus berkembang," ujar Hanies.

Sementara itu, Direktur PT Rembang Migas Energi, Rizal Wijaya, menjelaskan, penggunaan CNG menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan LPG. "Berdasarkan perhitungan kami, penghematan biaya bahan bakar dapat mencapai sekitar 25 hingga 30 persen dibandingkan penggunaan LPG," ujarnya.

Ia menambahkan, ketersediaan pasokan CNG juga relatif terjamin karena PT RME telah menjalin kerja sama dengan pemasok gas alam terkompresi dari Semarang. Dengan demikian, kebutuhan bahan bakar untuk dapur MBG dapat dipenuhi secara berkelanjutan.

Rizal memastikan penggunaan CNG aman selama dioperasikan sesuai standar keselamatan yang berlaku. Ke depan, PT RME menargetkan perluasan kerja sama dengan lebih banyak SPPG di Kabupaten Rembang. (Mif)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....