Peringati Hari Anti Tambang Nasional, Warga Pati Desak Kembalikan Kars Sukolilo

  • 30 Mei 2026 16:00 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Peringatan Hari Anti Tambang Nasional
Video

RRI.CO.ID, Pati- Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) memperingati Hari Anti Tambang Nasional dengan menggelar aksi orasi dan audiensi di Kabupaten Pati, Jumat, 29 Mei 2026. Massa memulai aksi di halaman Mapolresta Pati sebelum melakukan long march menuju Kantor Bupati Pati untuk menyampaikan aspirasi terkait aktivitas pertambangan.

Koordinator JMPPK, Gunretno, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap dampak pertambangan yang dinilai mengancam keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat. Menurutnya, reklamasi pascatambang belum mampu mengembalikan fungsi ekologis kawasan seperti kondisi semula sehingga perlu pengawasan lebih ketat terhadap seluruh aktivitas penambangan.

Dalam aksi tersebut, JMPPK juga menyerahkan laporan dugaan pelanggaran yang terjadi dalam kegiatan pertambangan, termasuk yang memiliki izin resmi. Mereka meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti setiap laporan dan memastikan aktivitas pertambangan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menanggapi hal itu, Plt Wakapolresta Pati Kompol Anwar menyatakan pihaknya menerima seluruh aduan yang disampaikan JMPPK dan akan mempelajarinya lebih lanjut. Setelah audiensi dengan kepolisian, JMPPK melanjutkan dialog dengan Pemerintah Kabupaten Pati serta mengusulkan pemulihan bentang alam Kars Sukolilo yang luasnya disebut menyusut dari sekitar 11 ribu hektare menjadi 6 ribu hektare.(APB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....