Ratusan Kapal Nelayan Tambak Lorok Ikuti Tradisi Sedekah Laut dan Bumi
- 12 Mei 2026 22:00 WIB
- Semarang
Video
RRI.CO.ID, Semarang - Sekitar 400 kapal nelayan memadati perairan Tambak Lorok dalam puncak Sedekah Laut dan Bumi Tambaklorok 2026, Minggu, 10 Mei 2026. Tradisi tahunan masyarakat pesisir utara ini menjadi wujud syukur atas limpahan hasil laut sekaligus pengingat pentingnya harmoni antara manusia dan alam.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan tradisi sedekah laut merupakan bentuk bakti masyarakat kepada laut. Selama ini, laut menjadi sumber kehidupan sekaligus ruang untuk meneguhkan relasi saling menjaga antara alam dan manusia.
“Ini adalah bakti kita kepada laut. Kita minta laut untuk menjaga kita, menjadi sumber rezeki bagi kita dan berharap bahwa laut dan manusia bisa sinergi saling membantu membawa ketenangan, ketentraman, dan kesejahteraan,” ujarnya.
Mengusung tema Nguri-uri Kabudayan dan Pelestarian Tradisi, rangkaian kegiatan diawali doa arwah jama’, khataman Al-Qur’an, dan malam tirakatan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tambaklorok pada Sabtu, 9 Mei 2026.
Puncak acara berlangsung melalui kirab kepala kerbau keliling kampung, dilanjutkan prosesi larung sesaji ke tengah laut menggunakan kapal TNI AL bersama Wali Kota Semarang. Perayaan dilanjutkan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dan ditutup pengajian akbar pada Senin, 11 Mei 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....