Anggota DPR Edy Wuryanto Ajak Aktif Periksa Kesehatan
- 10 Mei 2026 00:11 WIB
- Semarang
Video
RRI.CO.ID, Rembang - Pemerintah terus memperkuat upaya penanganan penyakit tuberkulosis (TBC) melalui program pemeriksaan kesehatan gratis dan deteksi dini di masyarakat. Anggota DPR RI Komisi IX Edy Wuryanto bersama Kementerian Kesehatan dan Bupati Rembang Harno menggelar sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Pasar Mbrumbung, Desa Banggi, Kecamatan Kaliori, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan yang diikuti ratusan warga tersebut menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan sejak dini, termasuk terkait penyakit TBC yang masih menjadi perhatian nasional. Edy Wuryanto mengatakan, pemerintah saat ini menjalankan program prioritas Presiden melalui Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan percepatan pemberantasan TBC.
jumlah penderita TBC di Kabupaten Rembang mencapai sekitar 2.000 orang. Untuk mempercepat penanganan, pemerintah melakukan pemeriksaan menggunakan mobile rontgen di berbagai titik.
“Penderita TBC dan keluarganya difoto rontgen menggunakan mobile rontgen. Jadi rontgennya di kantor kelurahan, di balai desa, di gedung-gedung olahraga seperti ini,” jelasnya.
Menurutnya, pemeriksaan dilakukan terhadap penderita dan keluarga untuk mengetahui potensi penularan. Setelah rontgen, warga akan menjalani tes cepat molekuler guna mengetahui apakah pasien mengalami kebal obat atau tidak.
Ia menambahkan program tersebut sudah berjalan sejak dua pekan lalu dengan sekitar 100 titik pemeriksaan tersebar di Kabupaten Rembang.
Edy juga mengajak masyarakat agar tidak malu memeriksakan diri apabila mengalami gejala TBC. Sebab selama ini masih ada penderita yang memilih menyembunyikan penyakitnya, semua pihak
Bupati Rembang Harno mengapresiasi kegiatan tentang sosialisasi kesehatan ini. Menurutnya sosialisasi ini penting bagi masyarakat agar lebih peduli dengan kesehatan, terlebih pemerintah sudah memiliki banyak program gratis.
"Sosialisasi ini penting untuk menambah ilmu, salah satunya tentang Rembang yang BPJSnya sudah UHC. Kemudian apabila ada warga yang mau mengurus BPJS di hari- hari libur, solusinya pegawai dinas kesehatan ada yang piket, " imbuhnya.
Bupati menyampaikan terimakasih kepada Anggota Dewan atas kerjasamanya dalam mendukung alokasi anggaran untuk layanan kesehatan. Selain penanganan TBC, Edy turut mengapresiasi komitmen Pemkab Rembang dalam mempertahankan status Universal Health Coverage (UHC) yang saat ini mencapai 99 persen.
Ia menjelaskan masyarakat yang kepesertaan BPJS Kesehatannya nonaktif dapat segera mengaktifkan kembali melalui Mal Pelayanan Publik hanya dengan membawa KTP dan KK. “Rembang ini merupakan UHC prioritas, tidak sama dengan kabupaten lain. Jadi hari ini diaktifkan, maka hari ini juga aktif,” ujarnya.
Edy juga memuji keberanian Pemkab Rembang mengalokasikan anggaran kesehatan dari APBD demi menjamin layanan kesehatan masyarakat. “Rembang saya harus apresiasi berani mengalokasikan APBD di atas Rp10 miliar untuk masyarakatnya sehat,” pungkasnya. (Mif)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....