Pemkab Purworejo Berikan Layanan BBM Bersubsidi untuk Nelayan

  • 03 Apr 2026 15:43 WIB
  •  Semarang
Video

RRI.CO.ID, Purworejo - Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo terus memberikan pelayanan rekomendasi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bagi sektor perikanan, khususnya untuk nelayan dan petambak udang. Kebijakan tersebut bertujuan untuk memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran serta mendukung keberlangsungan usaha masyarakat pesisir.

Kepala DLHP Purworejo, Wiyoto Harjono menjelaskan, rekomendasi BBM diberikan melalui proses permohonan yang diajukan oleh nelayan maupun petambak. Selanjutnya, dinas melakukan verifikasi menyeluruh terhadap identitas pemohon, jenis usaha, hingga kebutuhan operasional seperti jenis mesin dan kapasitas penggunaan BBM.

“Kalau nelayan, kita pastikan benar-benar berprofesi sebagai nelayan, termasuk jenis mesin yang digunakan. Begitu juga petambak, kita cek luas tambak, siklus budidaya, serta kebutuhan energinya. Dari situ baru ditentukan kuota BBM yang direkomendasikan,” kata Wiyoto saat dikonfirmasi, Kamis, 2 April 2026.

Sementara itu, Kepala Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pantai Dewa Ruci, Desa Jatimalang, Warsito mengatakan, bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bagi nelayan di wilayah pesisir selatan selama ini masih mencukupi kebutuhan untuk operasional melaut. Ia menyebutkan, rata-rata kebutuhan BBM untuk kapal nelayan berkisar sekitar 900 liter per bulan untuk pengambilan dua hari sekali, dengan per hari 30 liter per kapal.

Sementara untuk petambak, kebutuhan solar mencapai sekitar 10 liter per mesin, per hari, dan pertalite sekitar 55 liter per mesin. “Untuk aktivitas nelayan di Jatimalang, kurang lebih ada sekitar 150 kapal, dengan sekitar 45 kapal di antaranya berasal dari wilayah Jati Malang,” ujarnya.(Ags)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....