Jelang Idulfitri, Warga Semarang Keluhkan LPG 3 Kg Sulit Diperoleh

  • 05 Mar 2026 10:51 WIB
  •  Semarang
Video

RRI.CO.ID, Semarang - Mendekati Idulfitri 2026, warga di Kota Semarang mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas LPG, terutama LPG subsidi ukuran tiga kilogram. Kondisi ini membuat masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Warga Jatisari, Kota Semarang, Atik Sugianti mengaku sempat kesulitan mendapatkan gas melon di tingkat pengecer. “Semuanya sudah naik, gas juga ikut naik, Nanti apalagi yang naik, nyarinya sulit, harganya naik, boro boro kalau ada barangnya, ini aja ada barangnya sudah mahal,” katanya, saat diwawancarai RRI, Rabu, 4 Maret 2026.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, memastikan, stok gas LPG dalam kondisi aman dan pasokan telah ditambah. "Kami telah meningkatkan pasokan gas LPG sebanyak 710.060 ke seluruh wilayah Jawa Tengah, termasuk Semarang," ungkapnya.

Namun, Ketua Lembaga Pembinaan dan Perlindungan Konsumen (LP2K) Jawa Tengah, Abdun Mufidz, menegaskan, LPG subsidi 3 kilogram harus benar-benar diperuntukkan bagi masyarakat miskin dan pelaku usaha mikro yang berhak. Ia menyatakan LP2K Jawa Tengah akan terus memantau distribusi gas LPG di lapangan untuk memastikan bahwa LPG subsidi tepat sasaran.

Abdun juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika menemukan penyalahgunaan gas LPG subsidi. "Laporan masyarakat sangat penting untuk membantu kami mengawasi distribusi gas LPG," ujarnya.(Put)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....