Puluhan Ijazah Tertahan di Sekolah, Gegara Uang Gedung
- 02 Mar 2026 16:46 WIB
- Semarang
Video
RRI.CO.ID, Pati – Sebanyak puluhan ijazah siswa SMP Negeri 1 Tayu tertahan akibat masalah administrasi pembayaran. Beberapa orang tua siswa mengaku kesulitan mengambil ijazah anak mereka karena belum melunasi biaya gedung yang diminta pihak sekolah.
Paryanto, salah satu orang tua siswa, mengungkapkan bahwa anaknya belum bisa mengambil ijazah meskipun telah lulus dua tahun lalu. "Anak saya sudah lulus, tapi ijazahnya belum bisa diambil karena belum membayar uang gedung sebesar 900 ribu," ungkap Paryanto, yang kini tinggal di Desa Keburomo.
Wakil Kepala SMP Negeri 1 Tayu, Eri Setiawan, menjelaskan bahwa pihak sekolah tidak menahan ijazah secara langsung. Namun, Eri juga mengakui adanya kesalahpahaman terkait pengambilan ijazah, terutama soal biaya sumbangan yang dipungut.
"Sekolah tidak melarang siapapun untuk mengambil ijazah, asalkan siswa atau orang tua datang ke sekolah. Ada sumbangan sukarela yang kami sampaikan melalui komite sekolah, namun itu tidak berhubungan dengan pengambilan ijazah," jelas Eri, menanggapi hal tersebut.
Ketua Komisi D DPRD Pati, Bandang Teguh Waluyo, turut mengomentari masalah ini. Teguh meminta pihak sekolah untuk lebih proaktif dalam menghubungi siswa atau orang tua agar ijazah yang tertahan segera diambil. "Kami menemukan banyak ijazah yang belum diambil oleh siswa, bahkan ada yang sudah tertahan hingga tiga tahun.
Harus ada tindakan lebih lanjut untuk menghubungi orang tua dan memastikan bahwa ijazah tersebut bisa diambil," kata Teguh setelah melakukan kunjungan ke sekolah tersebut, Senin, 2 Maret 2026.
Waka SMP Negeri 1 Tayu Eri Setiawan memastikan, pihak sekolah kini akan melakukan inventarisasi ulang terhadap ijazah yang masih tertahan dan segera menghubungi pemiliknya. Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Pati Teguh Bandang Waluyo menekankan pentingnya transparansi mengenai biaya yang tidak memeberatkan orang tua.(APB/royce)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....