Makna Adegan Saling Menyuapi pada Upacara Pengantin Jawa

  • 09 Jun 2024 08:15 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Setelah upacara balang gantal dan menginjak telur pada pengantin Jawa, prosesi selanjutnya adalah bobot timbang. Ayah dari pengantin wanita akan memangku kedua pengantin di kursi pelaminan.

Kemudian ibu akan bertanya kepada ayah terkait siapa yang paling berat, antara pengantin pria atau wanita. Ayah akan menjawab bahwa keduanya sama beratnya.

Hal ini menandakan bahwa kasih sayang ayah dan ibu kepada kedua pengantin sama beratnya. Tanpa membedakan antara anak kandung dengan anak mantu (suami dari anak wanitanya).

Setelah upacara Bobot timbang, berlanjut upacara Dhahar klimah atau Dulangan. Kata dulangan berasal dari kata Jawa yang berarti menyuapi.

Adalah saling menyuapi antara pengantin pria dan wanita. Makna upacara dulangan adalah menggambarkan kerukunan serta kebersamaan antara suami istri dalam mengarungi suka duka hidup keluarga.

Sebelum menyuapi, pengantin membuat tiga kepal nasi kuning terlebih dahulu yang diletakkan di atas piring yang dipegang oleh pengantin pria. Baru, kedua pengantin saling menyuapi.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....