Mengenal Baju Adat Teluk Belanga

  • 01 Jun 2024 13:27 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Baju Adat Teluk Belanga sedang viral menjadi perbincangan publik. Hal ini dikarenakan Presiden Joko Widodo mengenakannya saat menjadi pemimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2024 di Blok Rokan, Dumai, Riau.

Baju Adat Teluk Belanga sebuah kekayaan lokal yang ditetapkan oleh pemerintah Kepulauan Riau sebagai ikon pakaian adat dari Sumatera. Ciri khas nya adalah warna baju yang polos dipadukan dengan celana panjang warna senada serta tapih atau kain songket yang diikat untuk menutupi bagian paha dan pinggul.

Aksesories lain berupa kain dari songket, angkinan, pardo dan batik yang dijadikan sebagai ikat kepala atau biasa disebut tanjak. Tanjak ini dianggap sebagai mahkota kain yang menjadi pelengkap.

Pemakaian songket sebagai tapih menjadi pembeda ketika mengenakan baju adat ini. Warga biasa menggunakan tapih atau songket yang berada di bawah lutut ke bawah hingga panjang setengah betis sedangkan kaum bangsawan mengenakannya di atas lutut.

Setiap aksesories yang ditambahkan untuk baju teluk belanga ini juga mengandung nilai-nilai keislaman. Uniknya, baju adat ini hanya diperuntukkan untuk laki-laki dan bisanya dipakai untuk menghadiri acara penting.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....