Cunduk Mentul, Pakaian Adat Jawa bagi Pengantin Wanita
- 16 Mei 2024 05:46 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Dalam pernikahan adat Jawa, erat kaitannya dengan aksesoris pengantin untuk melengkapinya. Baik wanita atau pria, keduanya mengikuti pakem dalam busana adat Jawa.
Aksesoris yang digunakan para pengantin pasti memiliki makna dan filosofi yang mendalam. Biasanya filosofi itu memberikan harapan agar kehidupan pernikahan pasangan pengantin bisa selalu dilimpahi oleh kebahagiaan yang tak terputus.
Salah satu aksesoris pengantin adat Jawa yang mencuri perhatian adalah Cunduk mentul. Cunduk mentul adalah tusuk sanggul atau hiasan di atas kepala yang memiliki bentuk seperti bunga.
Cunduk mentul memiliki simbol mentari yang memberikan arti menyinari semesta. Biasanya dipakai untuk riasan tradisional Jawa.
Cunduk Mentul yang digunakan memiliki jumlah berbeda-beda. Sesuai dengan pakem adat Yogyakarta, dalam riasan putri menggunakan 3 cunduk mentul yang melambangkan kepercayaan pada Trimurti, dewa-dewa penjaga alam sebelum masuknya ajaran islam.
Sedangkan yang berjumlah 5 buah memberikan lambang arti rukun islam berjumlah 5. Cunduk mentul selalu berjumlah ganjil, karena angka ganjil dipercaya sebagai penolak malapetaka.
Sesuai dengan pakem adat Gagrak Surakarta, dalam riasan pengantin solo putri menggunakan 7 cunduk mentul. Penggunaan 7 cunduk mentul memberikan makna pitulungan (pertolongan).
Sedangkan untuk pengantin Solo basahan menggunakan 9 cunduk mentul. Penggunaan 9 cunduk mentul mengacu pada jumlah Wali Songo. Wali berasal dari Waliyullah yakni orang yang dekat dengan Allah SWT, sedangkan kata Songo dalam Bahasa Jawa memberikan arti sembilan.
Jadi, wali songo adalah orang atau wali yang dekat dengan Allah SWT dalam penyebaran agama islam di Jawa yang berjumlah 9 orang.Sedangkan penggunakan cunduk mentul berjumlah 1 memiliki arti Tuhan Yang Maha Esa, meskipun saat ini jarang digunakan.
Umumnya, cunduk mentul digunakan sebagai hiasan di kepala mempelai wanita Jawa dan disematkan di atas paes ageng. Bentuk dari cunduk mentul panjang, tajam dan menjulang ke atas.
Aksesoris untuk pengantin Jawa bisa memberikan arti bahwa setiap mempelai wanita sudah diberkahi paras yang cantik. Begitulah makna dan filosofi dari penggunaan cunduk mentul, yang menarik adalah setiap dari detail jumlahnya memiliki arti tersendiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....