Tidak Layak Dilewati, Jembatan Kaliombo Rembang Direhabilitasi

  • 29 Sep 2026 10:23 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Rembang: Pemkab Rembang mulai merehabilitasi Jembatan Kaliombo di Kecamatan Sulang yang sebelumnya mengalami kerusakan pada bagian abutment dan pilar beton. Kondisi tersebut dinilai cukup membahayakan pengguna jalan, sehingga jembatan masuk prioritas perbaikan infrastruktur tahun 2026 dengan anggaran mencapai Rp350 juta lebih.

Rehabilitasi tidak hanya memperbaiki kerusakan, tetapi juga meningkatkan kapasitas jembatan. Bangunan baru akan dibuat lebih panjang dan lebar dibandingkan konstruksi sebelumnya agar lebih aman dan mampu mendukung mobilitas masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Rembang Maryosa melalui Kepala Bidang Bina Marga Nugroho Tri Hutomo mengatakan, pemeriksaan menemukan kerusakan pada sejumlah struktur utama jembatan. Kerusakan terutama terjadi pada kepala jembatan dan pilar beton penopang konstruksi.

“Kalau kondisinya kemarin, memang ketika kami cek itu sudah cukup membahayakan. Jadi abutment (kepala jembatan) dan pilar betonnya sudah mengalami kerusakan, kemudian ini kami bongkar dan kami lakukan penggantian,” ujar Nugroho saat dikonfirmasi, Selasa 29 September 2026.

Menurut Nugroho, peningkatan kapasitas dilakukan dengan mengubah konstruksi jembatan. Selain dimensinya diperbesar, material lama juga diganti dengan konstruksi beton bertulang.

“Bentangnya bertambah panjang dan lebarnya juga bertambah. Karena kalau konstruksi lama itu kan menggunakan baja komposit, sudah cukup lama, ini kami ganti dengan beton bertulang,” jelasnya.

Jembatan Kaliombo memiliki peran penting bagi warga karena menghubungkan wilayah Desa Kaliombo bagian utara dan selatan. Jembatan tersebut juga menjadi akses menuju Desa Sulang dan sejumlah wilayah di sekitarnya.

Perbaikan jembatan mendapat sambutan positif dari warga yang selama ini menggunakannya sebagai akses utama. Dinda, warga sekitar jembatan, mengatakan kondisi bangunan semakin rusak setelah terdampak banjir.

“Dulu sudah rusak, kemudian ada banjir malah rusak. Kalau dulu sempit banget, ini senang sekali diperbaiki, apalagi ini kan jalan utama desa,” ungkapnya.

Dinda berharap konstruksi baru membuat akses masyarakat lebih aman dan nyaman. Menurutnya, jembatan tersebut penting untuk mendukung aktivitas warga Kaliombo menuju Sulang dan desa-desa di sekitarnya.

Dengan perbaikan dan peningkatan konstruksi tersebut, Jembatan Kaliombo diharapkan kembali berfungsi optimal sebagai jalur penghubung antarkawasan. Infrastruktur yang lebih lebar dan kuat juga diharapkan mendukung mobilitas masyarakat tanpa terkendala kondisi jembatan yang sebelumnya rusak dan sempit.(mif)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....