El Nino Ekstrem Berkepanjangan, Apa Dampaknya?

  • 29 Sep 2026 18:57 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID - Suhu udara di sebagian wilayah Indonesia akhir-akhir ini terasa sangat panas. Selain kaena faktor musim kemarau, kondisi ini juga dipengaruhi oleh adanya fenomena El-Nino.

El Nino merupakan sebuah fenomena iklim yang terjadi ketika suhu permukaan laut di bagian tengah dan timur samudera Pasifik tropis mengalami peningkatan di atas kondisi normal. Fenomena ini bisa mempengaruhi pola cuaca di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia.

El Nino di Indonesia biasanya dikaitkan dengan berkurangnya curah hujan serta meningkatnya suhu udara di beberapa wilayah. Kondisi inilah yang menyebabkan musim kemarau berlangsung lebih panjang sehingga ketersediaan air menjadi terbatas.

Dampak El Niño juga berimbas pada ekosistem serta tanaman yang membutuhkan air untuk bertahan hidup. Kekeringan panjang bisa mengakibatkan tanaman menjadi kekurangan air serta menurunkan produktivitas pertanian, dan meningkatkan resiko kerusakan vegetasi.

Selain itu, Fenomena El Niño juga berpotensi meningkatkan resiko kebakaran hutan dan lahan utamanya jika kondisi lingkungannya sangat kering. Dari kebakaran hutan atau lahan menimbulkan emisi dan asap yang menurunkan kualitas udara dan merusak ekosistem yang sudah ada.

Parahnya kondisi kekeringan ini akan berdampak langsung pada kehidupan satwa dan keseimbangan ekosistem pun terganggu. Berkurangnya atau bahkan hilangnya sumber air dan makanan menjadikan satwa kesulitan bertahan hidup maupun berpindah ke wilayah lain.

Dampak ke lingkungan bisa dilihat pada kondisi sungai, danau, dan sumber air yang mengalami penurunan debit. Jika berlangsung lebih lama, keadaan ini bisa mengganggu aktivitas manusia dan menggannggu organisme yang bergantung pada ekosistem perairan.

Oleh sebab itu, pemahaman yang baik tentang fenomena El Nino bisa membantu masyarakat untuk bersiap diri menghadapi perubahan lingkungan. Upaya seperti menghemat air, mencegah kebakaran hutan dan lahan, serta menjaga kelestarian ekosistem dapat membantu mengurangi dampak yang ditimbulkan selama periode El Niño.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....