Kuliner Tradisional Disulap Jadi Hidangan Modern untuk Pernikahan
- 28 Sep 2026 13:30 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Makanan tradisional mulai mendapat ruang dalam konsep jamuan pernikahan modern melalui kreativitas pelaku industri acara. Founder Weeknd Planner, Debora Diah, melihat makanan tradisional dapat dikemas dengan tampilan berbeda tanpa kehilangan identitasnya.
Menurut Debora, kuliner menjadi salah satu unsur budaya yang mudah dikembangkan dalam sebuah konsep acara. Ia mencontohkan jajanan pasar yang biasanya disajikan dalam tampah dapat diolah menjadi hidangan berukuran kecil.
Konsep tersebut membuat jajanan tradisional lebih praktis disantap sekaligus menyesuaikan gaya penyajian dalam acara modern. Teknik penyajian tersebut terinspirasi dari konsep canapé, yakni makanan berukuran kecil yang dapat disantap dalam sekali atau beberapa gigitan.
Dengan pendekatan tersebut, jajanan pasar dapat tampil sebagai hidangan modern dalam resepsi pernikahan. Inovasi itu tidak hanya mengubah tampilan, tetapi juga membuka ruang untuk memperkenalkan makanan tradisional kepada tamu.
Konsep serupa juga dapat diterapkan pada kuliner khas daerah yang selama ini lebih dikenal sebagai makanan sehari-hari. Salah satu klien Weeknd Planner bahkan berencana menghadirkan sejumlah makanan khas Magelang dalam acara pernikahannya.
Kuliner seperti kupat tahu dan nasi goreng khas Magelang akan diperkenalkan kepada tamu yang berasal dari luar daerah. Pilihan tersebut membuat acara pernikahan sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan kuliner lokal.
Bagi Debora, konsep tersebut menunjukkan bahwa makanan daerah tidak harus selalu disajikan dengan cara tradisional. Kreativitas dalam penyajian dapat membuat kuliner lokal lebih dekat dengan selera dan kebiasaan generasi muda.
Pada saat yang sama, identitas makanan tetap dapat dipertahankan melalui bahan, cita rasa, dan cerita di baliknya. Pendekatan ini juga memungkinkan pemilik acara menghadirkan pengalaman berbeda bagi para tamu.
Kuliner lokal akhirnya tidak sekadar menjadi menu pelengkap, tetapi dapat menjadi bagian dari cerita sebuah perayaan. Konsep tersebut memperlihatkan bagaimana tradisi kuliner dapat beradaptasi dengan kebutuhan acara tanpa harus kehilangan karakter aslinya.
Bagi industri kreatif, kuliner tradisional menjadi salah satu ruang yang masih terbuka luas untuk dieksplorasi. Perpaduan antara cita rasa lokal dan penyajian modern dapat menjadi cara baru memperkenalkan makanan tradisional kepada generasi berikutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....