Empat Warga Kudus Masih Hilang, Bupati Sambangi Keluarga Korban Virgo 8

  • 21 Sep 2026 13:51 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kudus – Empat warga Kabupaten Kudus yang tercatat dalam manifest kapal Virgo 8 Transport hingga Senin 21 September 2026 masih belum diketahui keberadaannya setelah kecelakaan kapal tersebut. Pemkab Kudus terus memantau perkembangan pencarian melalui Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Dua dari empat warga tersebut merupakan kakak beradik asal Desa Prambatan Kidul, Kecamatan Kaliwungu, yakni Yusuf dan Adam. Keduanya bekerja di bidang ekspedisi pengiriman barang, dengan Yusuf sebagai sopir truk dan Adam sebagai kernet.

Bupati Kudus Samani Intakoris bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), jajaran TNI-Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) mendatangi keluarga korban untuk memberikan dukungan sekaligus memastikan pendampingan pemerintah selama proses pencarian berlangsung.

"Kita selalu update dengan Basarnas, baik di nasional maupun di pusat, untuk mencari informasi perkembangan. Nanti kalau ada perkembangan lebih lanjut, Basarnas pasti lebih tahu dulu," ujar Bupati saat menemui keluarga korban, Senin, 21 September 2026.

Selain keluarga Yusuf dan Adam di Prambatan Kidul, tiga warga Kudus lainnya yang dilaporkan menjadi korban berada di wilayah Damaran, Kecamatan Kota, Margorejo Dawe, dan Jekulo. Pemerintah berharap seluruh korban segera ditemukan dan meminta keluarga tetap tabah menunggu informasi resmi dari tim pencarian.

"Kita berdoa semoga Mas Yusuf dan Mas Adam ditemukan dalam kondisi yang baik. Kalau memang sudah menjadi ketetapan Allah SWT, semoga arwahnya diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, keikhlasan dan kesabaran," lanjutnya.

Yuni, adik dari istri Yusuf, Umi Homsah, mengatakan keluarga masih berada di Banjarmasin untuk menunggu perkembangan pencarian. Menurutnya, Umi berangkat ke Banjarmasin sejak Kamis setelah sebelumnya sempat berada di Surabaya dan hingga kini bertahan di sana karena menunggu kabar dari Basarnas.

"Terima kasih kepada Pak Bupati dan jajaran yang sudah berkenan hadir memberikan perhatian kepada keluarga kami," kata Yuni. Ia mengatakan hingga saat ini belum ada informasi terbaru mengenai keberadaan Yusuf dan Adam.

"Sejauh ini masih nihil, belum ada perkembangan lagi. Kami juga masih memantau dari media sosial dan berkomunikasi dengan keluarga yang ada di sana," ujarnya. Sebelum kejadian, Yusuf masih berkomunikasi dengan istrinya melalui video call sebelum berangkat membawa kendaraan truk untuk keperluan pengiriman barang ekspedisi.

Komunikasi dengan Yusuf dan Adam kemudian terputus pada Minggu siang. Keluarga mendapat informasi mengenai kecelakaan kapal dan sempat menerima kabar bahwa korban akan dievakuasi setelah Magrib, namun hingga waktu yang ditunggu belum ada kepastian. Keluarga kemudian bergerak menuju lokasi pelabuhan untuk mencari informasi secara langsung. Pemkab Kudus memastikan akan terus memantau operasi pencarian melalui Basarnas dan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk memperhatikan kondisi keluarga korban. Di keluarga Yusuf, terdapat anak-anak yang masih membutuhkan perhatian, salah satunya berusia enam tahun dan duduk di kelas I MIN 1. (RK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....