Tak Sekadar Limbah, Ampas Buah Bisa Jadi Pupuk Organik
- 21 Sep 2026 12:40 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Ampas dan kulit buah yang berasal dari sisa hasil usaha pengolahan minuman atau jus sering kali berakhir di tempat sampah. Padahal, limbah tersebut dapat diolah menjadi pupuk organik ramah lingkungan.
Pupuk organik dari limbah buah dibuat menggunakan beberapa bahan, yaitu ampas dan kulit buah, media tanam, larutan Effective Microorganisms 4 (EM4), dan molase. Seluruh bahan kemudian dicampur hingga merata sebelum memasuki proses fermentasi.
| Baca juga: Wajah Baru Bandara yang Semakin Nyaman |
Proses fermentasi limbah menjadi pupuk membutuhkan waktu sekitar 2-4 minggu. Dalam kurun waktu tersebut, mikroorganisme bekerja menguraikan bahan organik hingga menjadi pupuk yang siap digunakan.
Pupuk dari ampas buah ini memiliki berbagai manfaat bagi kegiatan pertanian. Kandungan bahan organiknya membantu menutrisi tanaman, memperbaiki struktur tanah, serta menggemburkan tanah.
| Baca juga: Rekomendasi Wisata Murah di Semarang |
Selain itu, pemanfaatan pupuk organik juga mendukung kelestarian lingkungan. Penggunaan limbah buah sebagai bahan baku pupuk mampu mengurangi volume sampah organik.
Pemanfaatan limbah buah menjadi pupuk organik merupakan salah satu penerapan ekonomi sirkular. Bahan yang sebelumnya dianggap sebagai sampah dapat diolah kembali menjadi produk yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Melalui inovasi ini, limbah ampas buah tidak lagi menjadi beban lingkungan. Sebaliknya, limbah tersebut dapat diubah menjadi pupuk organik yang mendukung pertanian berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....