Semarak Festival Kota Lama Semarang, Wadah Merajut Budaya di tengah Gelaran MTQ Nas
- 20 Sep 2026 08:00 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Gelaran MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang menjadi ajang pemadu nilai agama dan sejarah. Sinergi ini diwujudkan lewat perpanjangan Festival Kota Lama untuk menyambut para tamu daerah.
Agenda budaya ini dibahas dalam dialog Semarang Menyapa di RRI Pro 1 Semarang. Kepala Disbudpar Kota Semarang, Indriyasari, S.E., M.A.P., menyebut acara ini menjadi ruang interaksi yang ramah.
"Festival Kota Lama sejatinya selesai tanggal 11 September. Namun kami mengajukan izin perpanjangan hingga 20 September untuk menyambut kafilah," kata Bu Iin.
Ia menjelaskan festival ke-15 ini mengusung semangat keberagaman. Berbagai pentas seni dihadirkan untuk memperkuat identitas Semarang sebagai kota toleransi.
"Kami mengambil tema Unity in Diversity untuk merajut keberagaman. Kami ingin menunjukkan budaya Semarang mampu merangkai perbedaan menjadi satu," ujar Bu Iin menambahkan.
Pengamat Pariwisata Universitas Semarang, Satrio, menilai perhelatan ini berdampak besar bagi pariwisata. Momentum dua acara nasional ini dinilai sangat pas untuk menggaet pengunjung.
"Dua acara besar berdekatan ini merupakan momentum yang luar biasa. Peserta MTQ dari berbagai daerah bisa langsung menikmati festival tanpa perlu mencari wisatawan baru," kata Satrio.
Ia juga menekankan pentingnya inovasi layanan seperti walking tour di kawasan sejarah. Langkah tersebut diyakini mampu menjaga kenyamanan sekaligus mendongkrak ekonomi UMKM lokal.
"Penggabungan acara budaya di lokasi bersejarah memberikan daya tarik yang kuat. Inovasi berkala tetap diperlukan agar kualitas acara membuat pengunjung tidak bosan," ujar Satrio menambahkan. (Nadira)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....