Meriahkan HUT RI, Turnamen Kasti Putri Omah Guyub Hidupkan Olahraga Tradisional
- 06 Agt 2026 13:56 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Rembang - Turnamen Kasti Putri yang digelar Omah Guyub Lasem di Lapangan Kasti Desa Jolotundo, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan menghidupkan kembali olahraga tradisional yang mulai jarang dimainkan masyarakat.
Perwakilan Panitia Turnamen Kasti Putri Omah Guyub, Anis, mengatakan turnamen tersebut merupakan upaya mengenalkan kembali olahraga kasti kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Menurutnya, antusiasme peserta dan penonton cukup tinggi sehingga menunjukkan bahwa olahraga tradisional masih memiliki banyak peminat.
"Kasti merupakan olahraga tradisional. Kami berusaha membangkitkan kembali tradisi olahraga yang sempat tidak dikenal masyarakat lagi. Kami ingin mengangkatnya kembali, kalau istilah sekarang agar kembali viral, dan ternyata banyak peminatnya," ujar Anis di sela pertandingan, Kamis, 6 Agustus 2026.
Tidak hanya berfokus pada olahraga, panitia juga menggelar undian door prize sebagai bagian dari kegiatan. Kupon undian dijual seharga Rp2.500 per lembar, dan seluruh hasil penjualannya akan disalurkan untuk membantu biaya pendidikan anak-anak kurang mampu.
"Hasil penjualan kupon door prize nantinya didonasikan untuk anak-anak yang kurang mampu di sekolah. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga membawa manfaat bagi masyarakat," katanya.
Salah satu peserta turnamen, Nabila, mengaku senang mengikuti pertandingan kasti karena sesuai dengan hobinya. Selain menyenangkan, olahraga tersebut juga membantu menjaga kebugaran fisik.
"Saya suka kasti karena hobi, sekaligus untuk melatih fisik karena saya juga atlet badminton. Latihan rutin setiap hari di Lapangan Jolotundo. Temannya banyak, setiap sore selalu ramai, kadang juga main bersama ibu-ibu," ungkap Nabila.
Turnamen Kasti Putri Omah Guyub diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melestarikan olahraga tradisional. Akan tetapi, juga mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial melalui kegiatan amal. (Mif)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....