Mudik Gratis hingga Gamelan Baru, Perantau Jateng di Kaltim Dapat Perhatian Luthfi
- 06 Agt 2026 09:12 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Kerinduan perantau asal Jawa Tengah di Kalimantan Timur untuk tetap terhubung dengan kampung halaman mendapat jawaban langsung dari Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Dalam pertemuan bersama paguyuban warga Jateng di Samarinda, Luthfi menyiapkan program mudik gratis khusus bagi perantau serta bantuan satu set gamelan baru untuk melestarikan budaya Jawa di tanah rantau.
Pertemuan berlangsung di Rumah Dinas Wakil Gubernur Kalimantan Timur pada Rabu, 5 Agustus 2026 malam. Momen tersebut dimanfaatkan para perantau untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan berbagai aspirasi terkait kampung halaman mereka.
Ketua Sedulur Paguyuban Jawa Tengah Gayeng Tenan (Sapu Jagat), Bambang Pininto, mengatakan kedatangan Ahmad Luthfi menjadi kesempatan berharga bagi warga Jateng di Kaltim. Mereka ingin tetap menjaga kedekatan dengan daerah asal meski telah lama menetap dan bekerja di Kalimantan Timur.
| Baca juga: Olahraga yang Cocok setelah Lebaran |
Menurut Bambang, Sapu Jagat menjadi wadah berbagai paguyuban daerah asal di Jawa Tengah. Di dalamnya tergabung antara lain Pakerten, Sukowati, Pak Semar, Sragen Asri, hingga Paguyuban Keluarga Ngapak yang rutin menggelar pertemuan setiap bulan.
Anggota paguyuban berasal dari beragam latar belakang profesi, mulai pedagang, pengusaha, pekerja swasta, hingga tenaga pendidik. Sebagian bahkan telah puluhan tahun merantau dan membangun keluarga di Kalimantan Timur.
Dalam pertemuan tersebut, para perantau berharap Pemprov Jawa Tengah dapat menghadirkan program yang mempererat hubungan mereka dengan tanah kelahiran. Salah satu usulan yang disampaikan adalah penyediaan mudik gratis agar warga rantau lebih mudah pulang dan menjalin silaturahmi dengan keluarga.
| Baca juga: Mudik sebagai Sarana Melepas Penat Pekerjaan |
"Ketemu Pak Luthfi ini kan Bapaknya (orang Jawa Tengah), siapa tau ada program mudik gratis dari Pemprov Jateng untuk perantau di Kaltim. Biar kesan dan keterikatan dengan tanah leluhur tetap terjaga," katanya.
Harapan itu langsung direspons Ahmad Luthfi dengan menyiapkan program mudik gratis khusus bagi perantau Jawa Tengah di Kalimantan Timur. Pelaksanaan program tersebut akan dikoordinasikan bersama pengurus paguyuban agar dapat menjangkau lebih banyak warga.
"Saya siapkan mudik gratis khusus Kaltim. Nanti yang mengendalikan Mas Bambang. Bank Jateng tolong siapkan gamelan, segera digeser ke sekretariat paguyuban, gamelan baru untuk nguri-uri budaya, biar bisa klenengan," kata Luthfi didampingi Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji
Bantuan gamelan tersebut diharapkan menjadi sarana bagi masyarakat Jawa Tengah di Kalimantan Timur untuk terus menghidupkan kesenian tradisional. Keberadaan gamelan juga menjadi simbol kuat ikatan budaya antara perantau dengan daerah asalnya.
Tak hanya membahas budaya, para perantau juga menyampaikan berbagai persoalan yang masih mereka jumpai di kampung halaman. Mulai dari kebutuhan penerangan jalan di Batang, penanganan kekeringan di Grobogan, hingga perluasan pemasaran produk UMKM Jawa Tengah di Kalimantan Timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....