Apakah Anak Muda Masih Membutuhkan Dompet di Era QRIS?
- 06 Agt 2026 12:59 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Dompet pernah menjadi benda yang selalu dibawa ke mana pun, berisi uang tunai, kartu, struk belanja, hingga foto pribadi. Kini, banyak orang cukup membawa ponsel untuk melakukan berbagai transaksi sehari-hari.
Kehadiran QRIS membuat pembayaran digital semakin mudah digunakan, mulai dari warung kecil hingga pusat perbelanjaan modern. Proses transaksi yang cukup dilakukan dengan memindai kode QR membuat penggunaan uang tunai semakin berkurang.
Perubahan ini terlihat jelas pada generasi muda yang lebih akrab dengan e-wallet dibanding uang fisik. Selain praktis, riwayat transaksi yang tersimpan di aplikasi juga membantu pengguna memantau pengeluaran dengan lebih mudah.
Di tengah tren tersebut, dompet mulai mengalami pergeseran fungsi. Banyak orang memilih dompet berdasarkan desain, warna, atau merek sehingga nilainya tidak hanya sebagai tempat penyimpanan, tetapi juga bagian dari penampilan.
Meski pembayaran digital semakin dominan, beberapa barang penting masih membuat dompet tetap dibutuhkan. KTP, SIM, kartu ATM, kartu transportasi, hingga kartu akses kampus atau kantor masih lebih praktis disimpan dalam dompet.
Namun, uang tunai belum sepenuhnya ditinggalkan karena masih dibutuhkan dalam situasi tertentu. Gangguan internet, masalah aplikasi, atau tempat yang belum menerima pembayaran digital membuat uang fisik tetap berfungsi sebagai cadangan.
Perubahan terbesar sebenarnya terjadi pada cara masyarakat memandang uang. Jika dulu rasa aman datang dari dompet yang penuh uang tunai, kini banyak orang merasa lebih tenang ketika melihat saldo digital yang tersimpan di aplikasi mereka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....