Hari Pustakawan Indonesia 2026: Pustakawan Terlibat, Bersinergi, dan Berdampak
- 06 Jul 2026 09:46 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Hari Pustakawan Indonesia diperingati setiap tanggal 7 Juli untuk mengapresiasi jasa pengelola perpustakaan. Momen penting ini menjadi pengingat akan besarnya peran pustakawan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Hari Pustakawan Indonesia 2026 mengusung tema utama "Pustakawan Terlibat, Bersinergi, dan Berdampak". Menyoroti peran penting pustakawan agar terus adaptif, aktif berkolaborasi, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat di era digital.
Sejarah hari besar ini bermula dari berdirinya Ikatan Pustakawan Indonesia pada tahun 1973. Organisasi profesi tersebut resmi dibentuk dalam kongres pustakawan yang digelar di kota Jakarta.
Sejak saat itu, tanggal berdirinya organisasi tersebut resmi ditetapkan menjadi Hari Pustakawan Nasional. Pemerintah ingin memberikan pengakuan nyata atas profesi yang menjaga roda literasi ini tetap berputar.
Kini peran seorang pustakawan telah berkembang pesat mengikuti arus modernisasi zaman yang ada. Mereka tidak hanya menjaga buku, tetapi juga mengelola pusat data digital yang kompleks.
Tantangan utama di era digital saat ini adalah meningkatkan minat baca masyarakat luas. Pustakawan dituntut kreatif untuk membuat ruang perpustakaan menjadi tempat yang sangat menarik dikunjungi.
Berbagai program literasi digital gencar dilakukan di sekolah maupun fasilitas umum daerah. Langkah taktis ini bertujuan agar masyarakat semakin bijak dalam menyaring informasi yang beredar.
Masyarakat sangat berharap perpustakaan dapat terus bertransformasi menjadi pusat inovasi yang inklusif. Akses pengetahuan yang merata akan membantu meningkatkan kualitas hidup seluruh rakyat Indonesia.
Peringatan tahun ini diisi dengan berbagai seminar edukatif mengenai pengelolaan arsip modern. Semangat para pustakawan diharapkan terus menyala demi masa depan literasi bangsa yang cerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....