Khitan Ceria Muharram Tebar Kepedulian bagi Anak Yatim di Pekalongan

  • 02 Jul 2026 13:19 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Bulan Muharram Jadi Momentum untuk Memuliakan Anak Yatim
  • Bulan Muharram di Pekalongan

RRI.CO.ID, Pekalongan – Bulan Muharram yang dikenal sebagai momentum memuliakan dan menyantuni anak yatim dimanfaatkan berbagai pihak untuk menghadirkan kepedulian nyata. Salah satunya melalui program Khitan Ceria Muharram 1448 Hijriah yang mengantarkan 30 anak mengikuti khitan gratis di Hotel Dafam Pekalongan.

Program hasil kolaborasi Hotel Dafam Pekalongan, Lazis Jateng, dan RS H.A. Zaky Junaid Pekalongan itu digelar bertepatan dengan libur sekolah. Selain mendapatkan layanan khitan tanpa biaya, para peserta juga menerima bingkisan berupa beras, perlengkapan sekolah, buket jajanan, serta uang saku.

Suasana pelaksanaan dibuat ramah anak, Orang tua mendampingi putra mereka selama proses khitan, sementara panitia menghadirkan hiburan badut untuk membantu mengurangi rasa cemas peserta.

Ketua Tim Medis Khitan Ceria, dr. Iwan Tri Laksono, mengatakan proses khitan terhadap 30 peserta berlangsung sekitar 1,5 hingga 2 jam dengan dukungan lima tenaga medis yang terdiri atas tiga operator dan dua asisten.

"Untuk total 30 anak, prosesnya kurang lebih membutuhkan waktu 1,5 sampai 2 jam. Itu termasuk cepat dengan hasil yang baik," kata dr. Iwan, Kamis 2 Juli 2026.

Menurutnya, metode laser dipilih karena mempercepat proses tindakan sekaligus masa pemulihan. "Sekitar empat sampai lima hari luka sudah kering, anak-anak sudah bisa mandi dan beraktivitas dengan lebih nyaman," ujarnya.

Selain itu, tim medis menerapkan teknik pembiusan ring block sehingga rasa nyeri selama tindakan dapat diminimalkan. "Dengan metode ini, pasien relatif tidak merasakan nyeri berlebih. Jadi mereka lebih nyaman dan tidak trauma," katanya.

General Manager Hotel Dafam Pekalongan, Rizal Arafat, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang menyasar anak-anak, khususnya keluarga yang membutuhkan. "Program ini kami hadirkan untuk membantu adik-adik di Pekalongan, apalagi ini momen liburan sekolah. Jadi waktu yang tepat untuk pelaksanaan khitan," ujarnya.

Rizal mengungkapkan antusiasme masyarakat cukup tinggi. Jumlah pendaftar bahkan melampaui kuota yang telah disiapkan panitia. "Peminatnya banyak sekali, namun karena keterbatasan, kami batasi hanya 30 peserta. Harapannya ke depan bisa kita adakan kembali dengan kuota yang lebih banyak," katanya.

Sementara itu, perwakilan Lazis Jateng, Azam Rifani, mengatakan program Khitan Ceria merupakan kali kedua diselenggarakan di Hotel Dafam Pekalongan sebagai upaya membantu anak-anak yang belum dapat menjalani khitan karena keterbatasan biaya. "Tujuan utama kami adalah membantu anak-anak yang sudah siap khitan namun terkendala biaya," kata Azam.

Ia berharap sinergi antara dunia usaha, lembaga sosial, dan tenaga kesehatan dapat terus berlanjut sehingga manfaat program semakin luas. "Kami berharap kegiatan ini bisa rutin dilaksanakan setiap tahun, sehingga semakin banyak anak yang bisa terbantu," ujarnya.

Momentum Muharram tidak hanya identik dengan santunan bagi anak yatim, tetapi juga menjadi ruang bagi berbagai pihak untuk menghadirkan layanan sosial yang berdampak langsung. Melalui program Khitan Ceria, anak-anak tidak hanya memperoleh layanan kesehatan secara gratis, tetapi juga pengalaman yang lebih nyaman dan menyenangkan saat menjalani khitan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....