Cara Mengurangi Minyak pada Kering Kentang Kacang
- 16 Jun 2026 12:35 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Kering kentang kacang merupakan salah satu lauk dan camilan favorit yang banyak disukai karena rasanya yang gurih, manis, dan renyah. Namun, dalam proses penggorengannya sering kali membuat kering kentang kacang mengandung cukup banyak minyak.
Selain memengaruhi cita rasa, minyak berlebih juga dapat membuat tekstur cepat melempem dan mengurangi daya simpan. Agar hasil kering kentang kacang tetap renyah, lezat, dan tidak terlalu berminyak, ada beberapa teknik yang bisa Anda terapkan:
- Pilih Kentang dengan Kandungan Air Rendah
Jenis kentang yang digunakan sangat memengaruhi hasil akhir. Kentang dengan kadar air yang lebih rendah cenderung menghasilkan tekstur lebih renyah dan menyerap minyak lebih sedikit saat digoreng.
Pilih kentang yang padat dan tidak terlalu berair. Kentang yang segar dan tidak bertunas juga akan memberikan hasil yang lebih baik.
- Iris Kentang dengan Ketebalan Seragam
Irisan kentang yang terlalu tebal membutuhkan waktu penggorengan lebih lama sehingga berpotensi menyerap lebih banyak minyak. Sebaliknya, irisan yang terlalu tipis mudah gosong.
Gunakan alat pengiris atau pisau tajam untuk menghasilkan ukuran yang seragam. Ketebalan yang konsisten membantu kentang matang merata dan mengurangi penyerapan minyak.
- Rendam Kentang Sebelum Digoreng
Setelah diiris, rendam kentang dalam air bersih selama 15–30 menit. Proses ini membantu mengurangi kadar pati di permukaan kentang.
Ini yang sering menjadi penyebab kentang menyerap minyak berlebih. Setelah direndam, bilas kembali hingga air terlihat jernih, lalu tiriskan dengan baik.
- Keringkan Kentang Sebelum Digoreng
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah langsung menggoreng kentang yang masih basah. Air yang tersisa akan bereaksi dengan minyak panas dan membuat proses penggorengan kurang optimal.
Gunakan kain bersih atau tisu dapur untuk mengeringkan kentang sebelum masuk ke dalam minyak panas. Kentang yang kering akan lebih cepat renyah dan tidak terlalu berminyak.
- Gunakan Minyak yang Cukup Panas
Suhu minyak sangat menentukan tingkat penyerapan minyak pada makanan. Jika minyak kurang panas, kentang akan menyerap minyak lebih banyak sebelum matang.
Idealnya, goreng kentang pada suhu sekitar 170–180 derajat Celsius. Kentang akan cepat membentuk lapisan renyah di bagian luar sehingga minyak tidak banyak meresap ke dalam.
- Jangan Menggoreng Terlalu Banyak Sekaligus
Memasukkan terlalu banyak kentang ke dalam wajan dapat menurunkan suhu minyak secara drastis. Akibatnya, kentang membutuhkan waktu lebih lama untuk matang dan menyerap lebih banyak minyak.
- Tiriskan dengan Benar Setelah Digoreng
Setelah matang, segera angkat kentang dan tiriskan menggunakan saringan kawat atau rak pendingin. Cara ini lebih efektif dibandingkan menumpuk kentang dalam wadah tertutup.
- Goreng Kacang Tanah Secara Terpisah
Kacang tanah juga dapat menjadi sumber minyak berlebih pada kering kentang kacang. Goreng kacang hingga matang lalu tiriskan dengan baik sebelum dicampurkan dengan kentang.
- Tunggu Hingga Bahan Dingin Sebelum Dicampur Bumbu
Mencampurkan kentang yang masih panas dengan bumbu dapat menyebabkan uap air terperangkap dan membuat hasil akhir terasa lebih berminyak. Biarkan kentang dan kacang sedikit dingin terlebih dahulu sebelum dicampurkan ke dalam bumbu karamel atau bumbu pedas manis.
- Simpan dalam Wadah Kedap Udara
Setelah kering kentang kacang benar-benar dingin, simpan dalam wadah kedap udara. Selain menjaga kerenyahan, cara ini membantu mencegah minyak yang tersisa menjadi tengik lebih cepat.
Mengurangi minyak pada kering kentang kacang bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga berpengaruh pada kualitas rasa dan teksturnya. Dengan menerapkan tips-tips di atas, Anda dapat menikmati kering kentang kacang yang lebih lezat dan tahan lama untuk keluarga maupun sebagai produk usaha rumahan. (IIW)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....