Bapenda Jateng Pacu Kepatuhan Pajak Melalui Inovasi Layanan

  • 04 Jun 2026 08:37 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID,Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) terus melakukan berbagai terobosan untuk mengoptimalkan penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Agung Berliantoro, ST., MM., selaku Kabid Pengelolaan Pajak Daerah Bapenda Jateng, menekankan pentingnya sinergi dan kemudahan akses demi mendongkrak kesadaran wajib pajak di seluruh wilayah.

"Kami berharap kolaborasi ini dapat mengejar peningkatan kepatuhan para wajib pajak yang ada di Jawa Tengah," jelas Agung Berliantoro saat dialog bersama Pro 1 RRI Semarang. (04/06/2026)

Agung Berliantoro menyatakan transformasi digital menjadi kunci utama untuk memangkas birokrasi dan menjangkau wajib pajak secara lebih efisien.Salah satu inovasi digital yang menjadi andalan utama pemerintah provinsi saat ini adalah aplikasi New Sakpole (Sistem Administrasi Kendaraan Pajak Online). "Melalui New Sakpole, masyarakat kini bisa membayar pajak kendaraan mereka kapan saja dan di mana saja tanpa harus mengantre lama di kantor Samsat induk," ujar Agung Berliantoro.

Selain aplikasi digital, Bapenda Jateng juga memperluas jangkauan fisik lewat program inovatif bernama Samsat Budiman (Samsat Badan Usaha Digital Mandiri). Agung Berliantoro menjelaskan bahwa program ini memberdayakan BUMDes maupun toko kelontong di desa-desa agar bisa melayani pembayaran pajak kendaraan bagi warga sekitar."Kami ingin memastikan bahwa warga di pelosok desa pun mendapatkan akses pelayanan pajak yang sama mudahnya dengan masyarakat perkotaan," tegas sang Kabid.

Tidak hanya itu, Bapenda Jateng juga mengoptimalkan operasional armada Samsat Keliling yang bergerak aktif setiap harinya. Layanan jemput bola menggunakan bus keliling ini dijadwalkan secara berkala untuk mendatangi pusat-pusat keramaian seperti pasar, alun-alun, dan kantor kecamatan.

Kehadiran Samsat Keliling terbukti sangat efektif dalam mendekatkan pelayanan langsung ke tengah-tengah aktivitas harian masyarakat. Agung Berliantoro menyebutkan fleksibilitas waktu dan lokasi Samsat Keliling ini sangat membantu para pekerja yang memiliki kesibukan tinggi pada jam kerja normal.

Melalui kombinasi Sakpole, Samsat Budiman, dan Samsat Keliling, Bapenda Jateng optimistis target Pendapatan Asli Daerah dapat tercapai secara maksimal. Agung Berliantoro mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan seluruh fasilitas kemudahan ini demi mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur di Jawa Tengah.

"Ada diskon kuhsus yang terus diberikan saat melakukan pembayaran pajak bagi masyarakat yang melakukan pembayaran tepat waktu, jadi ayo segera manfaatkan kemudahan-kemudahan ini,"pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....