Dapur MBG di Lasem Mulai Gunakan CNG, Dinilai Lebih Hemat dan Pasokan Terjamin

  • 02 Jun 2026 00:15 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Rembang - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Dorokandang, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang mulai menggunakan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai bahan bakar untuk operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penggunaan energi alternatif ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap LPG yang kerap mengalami keterbatasan pasokan.

Peluncuran penggunaan CNG ig& melalui kegiatan "Nyala Perdana CNG" yang berlangsung di SPPG Dorokandang, Senin (1/6/2026). Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Rembang, M. Hanies Cholil Barro' , bersama jajaran PT Rembang Migas Energi (RME).

Hanies menyampaikan, kebutuhan bahan bakar untuk dapur MBG terus meningkat seiring bertambahnya jumlah SPPG yang beroperasi di Kabupaten Rembang. Saat ini tercatat ada sekitar 72 unit SPPG yang melayani program tersebut.

Menurutnya, kerja sama antara SPPG dan PT RME menjadi peluang untuk membangun ekosistem ekonomi lokal sekaligus memperkuat peran badan usaha milik daerah. jeterlibatan BUMD dalam penyediaan energi bagi dapur MBG juga dapat membuka peluang usaha baru yang berdampak pada peningkatan pendapatan daerah.

“Masih banyak SPPG yang berpotensi menjalin kerja sama. Pemerintah daerah siap memfasilitasi komunikasi agar kolaborasi ini bisa berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur PT RME, Rizal Wijaya, menjelaskan bahwa penggunaan CNG memiliki sejumlah keunggulan dibanding LPG. Selain harga yang lebih kompetitif, konsumsi bahan bakarnya juga dinilai lebih efisien.

“Berdasarkan perhitungan kami, penghematan penggunaan bahan bakar bisa mencapai sekitar 25 hingga 30 persen dibandingkan LPG,” kata Rizal.

Ia menambahkan, aspek ketersediaan pasokan juga menjadi keunggulan lain. PT RME telah menjalin kemitraan dengan pemasok CNG dari Semarang sehingga kebutuhan pelanggan dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

Rizal memastikan penggunaan CNG aman selama mengikuti prosedur operasional dan standar keselamatan yang telah ditetapkan. Ke depan, PT RME menargetkan perluasan kerja sama dengan lebih banyak dapur MBG di Kabupaten Rembang. Jika cakupan layanan terus bertambah, perusahaan optimistis dapat meningkatkan kinerja usaha dan memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). (Mif)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....