Mengenal Phubbing (Phone Snubbing)

  • 01 Jun 2026 06:25 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Mengabaikan lawan bicara demi melihat layar ponsel pintar secara tidak sadar bisa merusak jalinan hubungan sosial anda. Fenomena sosial yang kurang terpuji ini dikenal luas di dunia digital dengan istilah unik yaitu phubbing.

Kata tersebut merupakan sebuah kombinasi singkatan dari dua kata bahasa Inggris, yaitu phone dan juga snubbing. Praktik buruk ini sering kali terjadi tanpa sengaja saat anda sedang berkumpul bersama teman atau keluarga.

Ketika seseorang sedang asyik berbicara, anda justru sibuk memeriksa notifikasi media sosial di dalam genggaman tangan. Perilaku ini tentu saja dapat membuat lawan bicara anda merasa diabaikan, tidak dihargai, serta tidak dianggap.

Banyak penelitian psikologi menunjukkan bahwa kebiasaan phubbing berdampak sangat buruk bagi kualitas keintiman sebuah hubungan sosial. Rasa saling percaya antara dua individu bisa menurun drastis akibat kurangnya kontak mata saat berkomunikasi langsung.

Dalam hubungan asmara, kebiasaan buruk ini bahkan mampu memicu pertengkaran hebat yang berujung pada sebuah perpisahan. Anak-anak yang sering diabaikan oleh orang tua demi ponsel juga berisiko mengalami gangguan perkembangan emosional mereka.

Penyebab utama dari menjamurnya fenomena ini adalah tingkat ketergantungan manusia modern yang sangat tinggi pada gawai. Rasa takut ketinggalan informasi di dunia maya membuat anda selalu ingin terhubung dengan internet setiap saat.

Untuk mengatasi kebiasaan ini, langkah awal yang harus dilakukan adalah membangun kesadaran diri yang kuat. Cobalah membuat kesepakatan bersama untuk meletakkan ponsel di tengah meja saat sedang makan bersama orang lain.

Matikan seluruh notifikasi aplikasi yang tidak penting agar konsentrasi anda tidak mudah terpecah saat mengobrol langsung. Latihlah diri anda untuk selalu fokus mendengarkan cerita yang sedang disampaikan oleh lawan bicara dengan tulus.

Ingatlah bahwa kehadiran fisik secara utuh jauh lebih berharga daripada sekadar interaksi semu di media sosial. Teknologi seharusnya mendekatkan yang jauh, bukan malah menjauhkan orang-orang tercinta yang berada di dekat anda sekarang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....