Apa itu Teh Kombucha?
- 01 Jun 2026 09:25 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Minuman teh fermentasi yang kaya akan kandungan probiotik ini semakin populer karena khasiatnya menjaga kesehatan sistem pencernaan. Teh kombucha dibuat menggunakan larutan teh manis yang difermentasi dengan bantuan starter mikroba khusus selama beberapa hari.
Starter fermentasi tersebut populer dengan sebutan Scoby, sejenis kultur simbiosis yang terdiri atas bakteri dan juga ragi. Selama proses fermentasi berlangsung, Scoby akan memakan kandungan gula lalu mengubahnya menjadi asam, dan gas.
Hasil akhir dari proses alami ini menghasilkan cita rasa teh yang unik, cenderung asam, manis, serta bersoda. Kombucha kaya akan senyawa antioksidan yang berfungsi menangkal radikal bebas dan memperkuat sistem imunitas tubuh manusia modern.
Kandungan asam asetat di dalamnya juga memiliki sifat antimikroba yang ampuh melawan pertumbuhan bakteri jahat dalam tubuh. Bakteri baik atau probiotik hasil fermentasi sangat bermanfaat untuk menyeimbangkan ekosistem mikroflora yang ada di dalam usus.
Pencernaan yang sehat dan seimbang dipercaya dapat memengaruhi suasana hati serta meningkatkan energi tubuh secara keseluruhan. Meskipun menyehatkan, pembuatan kombucha di rumah harus dilakukan dengan sangat higienis guna menghindari kontaminasi bakteri berbahaya.
Gunakan wadah berbahan kaca yang steril dan hindari peralatan logam karena dapat merusak kualitas pertumbuhan kultur Scoby. Suhu ruangan yang ideal sangat memengaruhi kecepatan proses fermentasi teh agar menghasilkan rasa asam yang pas sekali.
Bagi para pemula, disarankan mengonsumsi kombucha dalam jumlah kecil terlebih dahulu untuk melihat adaptasi lambung terhadap asam. Efek samping seperti perut kembung terkadang muncul jika tubuh belum terbiasa menerima asupan probiotik dalam dosis tinggi.
Kini, banyak produsen lokal menjual kombucha botolan dengan aneka varian rasa buah yang sangat menyegarkan saat diminum. Penambahan ekstrak buah seperti lemon, stroberi, atau jahe dilakukan pada proses fermentasi tahap kedua yang lebih lanjut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....