Kulik Sejarah Unik Barang Antik
- 01 Jun 2026 13:25 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Fakih Arya Kusuma, kolektor dari komunitas Pandawa Wonosobo, sukses menemukan jejak sejarah di balik tumpukan barang rongsokan. Awalnya ia mengumpulkan barang usang untuk instalasi seni, lalu menyadari adanya nilai cerita serta sejarah berharga.
Fakih bergabung dengan komunitas periset sejarah untuk mempelajari asal-usul dan tahun pembuatan setiap benda kecil temukannya. Bagi Fakih, barang antik bernilai tinggi karena membawa jejak zaman, seni otentik, dan faktor kelangkaan yang nyata.
Narasi sejarah dari pemilik barang antik merupakan kunci utama untuk menarik minat masyarakat awam memahami nilainya. Fakih mengedukasi masyarakat melalui pendekatan eksoteri, membedah kualitas logam serta filosofi mendalam, bukan sekadar bumbu mistis.
Melalui media visual seperti foto lawas, generasi muda dapat menjembatani jarak waktu antara masa lalu dan modern. Fakih fokus melestarikan Tosan Aji seperti keris, yang diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda dunia.
Proses pembuatan sebilah keris sangat rumit, membutuhkan ribuan lipatan logam yang disertai doa dari sang empu. Dunia perantikan kerap diwarnai pembuat replika palsu, sehingga pemula wajib melakukan riset sejarah sebelum membeli barang.
Fakih menyarankan pemula bergabung ke komunitas resmi seperti Pandawa Wonosobo untuk belajar bersama tentang benda pusaka. Komunitas Pandawa melakukan dobrakan unik dengan membawa dan mendiskusikan keris di kafe-kafe tempat nongkrong anak muda.
Interaksi santai tersebut sukses memutus stigma seram dan mengubah ketakutan masyarakat menjadi rasa penasaran yang positif. Fakih mengedukasi pemuda bahwa membersihkan karat keris cukup menggunakan bahan alami seperti jeruk nipis atau kelapa.
Banyak anak muda zaman sekarang yang ternyata memiliki koleksi barang antik tidak kalah keren dari seniornya. Ia berharap edukasi barang antik dapat masuk ke sekolah-sekolah agar filosofi pembuatannya bisa dipelajari secara ilmiah.
Generasi muda adalah jembatan krusial yang bertugas menghubungkan cerita masa lalu dengan rancangan masa depan bangsa. Sejarah tidak pernah pergi, ia tetap hidup secara sunyi di dalam besi berkarat dan naskah usang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....